SUARA RAKYAT! Polemik PT Bandung Daya Sentosa Menggema, KPK dan DPR Diminta Bertindak

- Penulis

Minggu, 12 April 2026 - 10:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG – Mediaintelijen.id – Isu dugaan persoalan dan ketidakberesan yang melanda Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bandung Daya Sentosa (BDS) – Perseroda kini semakin menjadi-jadi dan menarik perhatian luas di kalangan masyarakat. Kasus ini bukan lagi sekadar masalah internal perusahaan, melainkan sudah menjadi perhatian publik yang menuntut kejelasan dan kepastian hukum.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, laporan terkait dugaan penyimpangan di perusahaan daerah ini sudah berbulan-bulan lamanya masuk ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Suara para pihak yang merasa dirugikan, khususnya dari kalangan vendor atau mitra kerja, kini tidak hanya berhenti di tingkat daerah, melainkan sudah terdengar hingga ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Vendor Merugi Besar, Nama Bupati Ikut Terseret

Kasus ini mencuat ke permukaan setelah sejumlah pihak mengaku mengalami kerugian yang sangat besar akibat praktik yang diduga terjadi di BUMD tersebut. Para vendor menuntut keadilan dan kejelasan nasib mereka yang hingga saat ini belum mendapatkan titik terang yang memuaskan.

Dalam polemik yang memanas ini, nama Bupati Bandung, Dadang Supriatna, ikut disebut-sebut dan menjadi sorotan publik. Nama beliau disorot terkait keterlibatan atau tanggung jawabnya sebagai pimpinan daerah terhadap pengelolaan aset dan keuangan daerah yang dikelola oleh perusahaan tersebut.

Melalui pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh Komite Masyarakat Penyelamat Kabupaten Bandung (KMP-Kab.Bandung) pada hari Minggu,12 April 2026, masyarakat menegaskan dengan tegas bahwa publik tidak sedang memvonis atau menghakimi siapapun sebelum hukum berjalan dan memberikan putusan yang pasti.

Baca Juga:  Kapolsek Cikarang Timur Pimpin Penertiban Parkir Liar di Jalan Urip Sumoharjo, Tekankan Pentingnya Kamtibmas

Namun, masyarakat menegaskan bahwa rakyat memiliki hak untuk tahu dan hak untuk mendapatkan kepastian hukum yang jelas.

“Publik tidak sedang menghakimi. Publik hanya menuntut kejelasan.”

Dalam pernyataan sikap tersebut, KMP menyampaikan poin-poin krusial yang menjadi pertanyaan besar dan keresahan seluruh warga Kabupaten Bandung:

– Jika belum cukup bukti, katakanlah dengan jujur.
– Jika masih proses, bukalah progresnya kepada publik agar diketahui.
– Jika tidak ada unsur pidana, jelaskan secara terang benderang agar tidak menimbulkan spekulasi.

Masyarakat menekankan bahwa ketika penegakan hukum terasa lambat dan berjalan di tempat, hal itu tidak hanya menimbulkan tanda tanya besar yang berkepanjangan, tetapi juga berpotensi mengikis kepercayaan publik terhadap institusi negara dan pemerintah daerah.

“KPK dibentuk untuk menjawab keraguan rakyat, bukan membiarkannya mengendap,” tegas pernyataan tersebut.

Transparansi dinilai sebagai bentuk keberanian seorang pemimpin dan penegak hukum. Keadilan tidak boleh terkesan menunda-nunda waktu atau berjalan lambat tanpa memberikan kepastian yang nyata bagi masyarakat.

“Transparansi adalah keberanian. Keadilan tidak boleh terlihat menunggu waktu.”

Hingga saat ini, masyarakat Kabupaten Bandung dan berbagai pihak yang berkepentingan terus menantikan titik terang dari kasus yang menyeret nama BUMD ini.

“Rakyat menunggu kepastian. Bukan keheningan.”

Semoga lembaga penegak hukum dan pihak terkait dapat segera memberikan jawaban yang memuaskan dan mendamaikan, demi terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih, jujur, dan dapat dipercaya oleh seluruh lapisan masyarakat.

Sumber Berita: KMP-Kab. Bandung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediaintelijen.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak HUT RI ke-81, Desa Pasiran Jaya Gelar Turnamen Voli Antar Dusun, Pasir Makmur Borong Kemenangan
Kapolsek Dente Teladas Berbagi 30 Nasi Bungkus untuk Warga Gotong Royong Pengecoran Jalan
Penjaringan Ketua Karang Taruna Lampung Dimulai, Wahrul Fauzi Silalahi Siap Nahkodai Pemuda Desa
Swadaya Murni Masyarakat, Polsek Dente Teladas dan Warga Bangun Jembatan Sungai Nibung – Kekatung Tulang Bawang
Inspirasi Kapolsek Dente Teladas, Warga 3 Kampung di Tulang Bawang Swadaya Cor Jalan 1 Km
Terlilit Utang Setelah Jadi Korban Pencurian, Beban Ibu Sarmi Terangkat: Kapolres Tulang Bawang Lunasi Seluruh Hutangnya 
Tanpa Alasan Jelas, Keterbukaan Informasi dan Publikasi Anggaran Dana Desa di Balai Desa Pasiran Jaya Diabaikan
Tindak Lanjut Video Dugaan Perundungan Pelajar Viral, Polsek Dente Teladas Gelar Penyuluhan di SMPN 5
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:17 WIB

Semarak HUT RI ke-81, Desa Pasiran Jaya Gelar Turnamen Voli Antar Dusun, Pasir Makmur Borong Kemenangan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Kapolsek Dente Teladas Berbagi 30 Nasi Bungkus untuk Warga Gotong Royong Pengecoran Jalan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 06:30 WIB

Penjaringan Ketua Karang Taruna Lampung Dimulai, Wahrul Fauzi Silalahi Siap Nahkodai Pemuda Desa

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:35 WIB

Swadaya Murni Masyarakat, Polsek Dente Teladas dan Warga Bangun Jembatan Sungai Nibung – Kekatung Tulang Bawang

Minggu, 2 Agustus 2026 - 05:15 WIB

Inspirasi Kapolsek Dente Teladas, Warga 3 Kampung di Tulang Bawang Swadaya Cor Jalan 1 Km

Berita Terbaru