HENTI TOTAL! PERTALITE ECERAN HILANG DI BEKASI, SPBU TUTUP KERAN UNTUK PENGEPUL

- Penulis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI – Mediaintelijen.id – Warga wilayah Bekasi, Cikarang, dan sekitarnya kini dihadapkan pada situasi yang cukup mengejutkan. Mulai hari ini, Jumat (1/5/2026), akses untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite secara eceran di warung-warung Madura maupun pedagang pinggir jalan menjadi sangat sulit, bahkan hampir tidak ada yang menjual.

Kondisi ini membuat banyak pengguna kendaraan yang biasa mengandalkan penjual eceran kini harus sedikit ekstra mencari atau beralih langsung ke SPBU.

Kondisi langkanya Pertalite eceran ini bukan tanpa sebab. Melalui pantauan di lapangan, terungkap bahwa kebijakan ketat kini diterapkan di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Pihak pengelola SPBU dikabarkan sudah tidak lagi melayani pembelian Pertalite dalam jumlah besar atau borongan yang biasanya dilakukan oleh para pengecer untuk kemudian dijual kembali.

Salah seorang penjual bensin eceran yang enggan disebutkan namanya membenarkan hal tersebut saat dikonfirmasi. Menurutnya, peraturan baru ini membuat mereka terpaksa harus menghentikan sementara usaha penjualan Pertalite.

“Dipersulit sekarang, ga bisa jual bensin eceran Pertalite. SPBU sudah tidak mau jual banyak buat dijual kembali. Jadi kami juga berhenti dulu,” ungkapnya dengan nada kecewa.

Keputusan ini tentu menjadi pukulan telak bagi para pedagang kecil yang selama ini mengandalkan selisih harga dari penjualan eceran tersebut sebagai mata pencaharian utama mereka.

Meskipun keran penjualan untuk Pertalite ditutup rapat, ternyata tidak berlaku sama untuk jenis BBM lainnya. Penjual tersebut menjelaskan bahwa untuk jenis bahan bakar Pertamax, hingga saat ini masih diperbolehkan untuk dibeli dalam jumlah banyak dan kemudian dijual kembali secara eceran.

“Sekarang yang di-ecer cuma jenis Pertamax. Pertamax masih bisa dibeli untuk dijual kembali,” terangnya menambahkan.

Kondisi ini tentu membawa konsekuensi bagi masyarakat. Bagi mereka yang kendaraannya memang direkomendasikan menggunakan Pertamax, mungkin tidak terlalu masalah. Namun, bagi pengguna yang biasanya menggunakan Pertalite namun terpaksa harus membeli Pertamax eceran karena kepepet, otomatis harus merogoh kocek lebih dalam.

Harga jual eceran Pertamax yang biasanya berada di angka yang lebih tinggi dibandingkan Pertalite akan menjadi beban tambahan bagi masyarakat kelas bawah yang ekonominya pas-pasan.

Baca Juga:  Polsek Cikarang Timur Gelar Operasi Kejahatan Jalanan, Situasi Aman dan Kondusif

Salah satu dampak paling terlihat dan terasa dari kebijakan ini adalah hilangnya pemandangan yang biasa menjadi sorotan publik, terutama di area SPBU sekitar Cikarang dan Bekasi.

Sejak diberlakukannya pembatasan ini, mulai 1 Mei 2026 dan berlaku hingga waktu yang belum ditentukan, tidak lagi terlihat antrian panjang motor-motor jenis besar seperti Suzuki Thunder, Yamaha Bison, maupun motor-motor modifikasi tangki raksasa yang biasa memborong bensin.

Selama ini, motor-motor tersebut menjadi ikon dari para pengepul yang mengambil stok dalam jumlah besar untuk kemudian didistribusikan ke warung-warung eceran. Dengan adanya larangan pembelian dalam jumlah besar ini, maka mata rantai distribusi gelap atau ilegal ini otomatis terputus.

“Warga Cikarang dan sekitarnya tidak lagi ikut antrian Pertalite bersama motor-motor jenis Thunder, Bison dan motor tangki-tangki besar lagi,” tegas sumber tersebut.

Hal ini tentu menjadi kabar baik bagi pengguna SPBU biasa, karena antrian di pom bensin tidak lagi didominasi oleh para pengepul yang mengambil kuota banyak, sehingga distribusi BBM bersubsidi diharapkan bisa lebih lancar dan tepat sasaran bagi yang membutuhkan untuk keperluan pribadi.

Kebijakan yang diterapkan mulai hari ini dinilai sebagai langkah tegas untuk menertibkan distribusi BBM di masyarakat. Selama ini, praktik pembelian massal oleh pengepul sering kali membuat stok di SPBU cepat habis, sementara warga sekitar yang benar-benar membutuhkan justru kesulitan mendapatkan pasokan.

Dengan dibatasinya penjualan Pertalite, pemerintah dan pihak pertamina berupaya memastikan bahwa bahan bakar bersubsidi tersebut benar-benar dinikmati oleh masyarakat luas, bukan dijadikan komoditas dagang oleh oknum tertentu yang merugikan banyak pihak.

Meskipun bagi sebagian pedagang eceran ini berarti hilangnya penghasilan sementara, namun demi keadilan distribusi, aturan ini dianggap perlu diterapkan. Masyarakat pun diimbau untuk lebih bijak dalam menggunakan BBM dan beralih membeli langsung di SPBU sesuai kebutuhan agar tidak terjadi kelangkaan buatan.

#BensinEceran #Pertalite #Pertamax #Bekasi #Cikarang #SPBU #MotorTangki #KebijakanBBM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediaintelijen.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAPOLRI TETAPKAN MUTASI DAN ROTASI JABATAN 108 PERWIRA: 91 PROMOSI DAN PERGESERAN, 9 KAPOLDA BARU, SERTA PENYEGARAN KEPEMIMPINAN
KEPEDULIAN DAN KEROHANIAN: KAPOLSEK DENTETELADAS IPDA NURKHOLIK, S.H. DUDUK MENDENGAR CERAMAH DI MASJID JAMI KEBUN BIBIT, ASAH HATI AGAR TETAP SEJUK DAN TAK SOMBONG
HASIL MUSYAWARAH WARGA PASIRAN JAYA: SUSUN KERANGKA DAN TIM, SIAPKAN PERBAIKAN JALAN SWADAYA SAMBIL TUNGGU DANA PEMERINTAH
Polwan Polda Lampung Gelar Jumat Berkah: Bakti Sosial  dan Kepedulian Tulus Bagi Para Lansia di Panti Tresna Werdha Natar
GESTUR MULIA KAPOLSEK DENTETELADAS: TERNYATA HATI LEBIH BERGERAK DARI JANJI, SIAP SUMBANG BATU UNTUK JALAN HASAN BULAN
Waspada Perlintasan Tanpa Palang, Polsek Cikarang Timur Intensifkan Pemantauan di Gang Mahmud
Pengamanan Konsolidasi Buruh di PT Multistrada Arah Sarana Berjalan Kondusif, Polisi Kedepankan Pendekatan Persuasif
MOMEN TAK TERDUGA: PRABOWO TANYA MANFAAT MBG, BURUH SERENTAK JAWAB “TIDAK”
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:36 WIB

KAPOLRI TETAPKAN MUTASI DAN ROTASI JABATAN 108 PERWIRA: 91 PROMOSI DAN PERGESERAN, 9 KAPOLDA BARU, SERTA PENYEGARAN KEPEMIMPINAN

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:22 WIB

KEPEDULIAN DAN KEROHANIAN: KAPOLSEK DENTETELADAS IPDA NURKHOLIK, S.H. DUDUK MENDENGAR CERAMAH DI MASJID JAMI KEBUN BIBIT, ASAH HATI AGAR TETAP SEJUK DAN TAK SOMBONG

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:08 WIB

HASIL MUSYAWARAH WARGA PASIRAN JAYA: SUSUN KERANGKA DAN TIM, SIAPKAN PERBAIKAN JALAN SWADAYA SAMBIL TUNGGU DANA PEMERINTAH

Sabtu, 9 Mei 2026 - 00:42 WIB

Polwan Polda Lampung Gelar Jumat Berkah: Bakti Sosial  dan Kepedulian Tulus Bagi Para Lansia di Panti Tresna Werdha Natar

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:40 WIB

GESTUR MULIA KAPOLSEK DENTETELADAS: TERNYATA HATI LEBIH BERGERAK DARI JANJI, SIAP SUMBANG BATU UNTUK JALAN HASAN BULAN

Berita Terbaru