MALANG – Mediaintelijen.id – Kasus pernikahan yang viral di Kota Malang, Jawa Timur, kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, sosok yang dikenal sebagai suami Intan Anggraeni, Rey, akhirnya angkat bicara dan memberikan klarifikasi terkait berbagai tuduhan yang dialamatkan kepadanya, Kamis (9/4/2026).
Kehadiran Rey ini terjadi sehari setelah Intan melaporkannya ke Polresta Malang Kota pada Rabu (8/4/2026). Intan mengaku merasa tertipu karena setelah menikah secara siri pada 3 April 2026, ia baru mengetahui bahwa Rey ternyata juga seorang perempuan, bukan laki-laki seperti yang diakuinya selama ini.
Dalam kesempatan tersebut, Rey menceritakan kronologi peristiwa yang terjadi sebelum dan setelah pernikahan dengan Intan. Ia menegaskan bahwa hubungan keduanya tidak diawali dengan kebohongan dan identitas aslinya sudah diketahui sejak awal perkenalan.
Menurut Rey, ia dan Intan pertama kali bertemu di sebuah kafe atau tempat hiburan malam di Kota Batu. Hubungan keduanya kemudian berkembang menjadi pacaran sejak 14 Februari 2026 lalu.
Rey mengaku, sejak awal perkenalan, ia tidak pernah menyembunyikan identitas aslinya. Bahkan, menurutnya, keluarga dan teman-teman Intan juga mengetahui hal tersebut. “Dari awal dia sudah tahu identitas saya, bahkan keluarganya juga tahu. Dia sering ke rumah saya, teman-temannya juga tahu. Jadi kalau dibilang baru tahu setelah menikah, itu tidak benar,” ujarnya kepada awak media.
Ia juga menyinggung tentang kondisi Intan yang memiliki trauma dari hubungan sebelumnya. Rey mengaku berusaha memperlakukan Intan dengan baik dan memberikan perhatian lebih karena mengetahui latar belakang tersebut. “Dia cerita kalau sebelumnya sering diperlakukan kasar. Saya hanya berusaha memperlakukan dia dengan baik, tanpa meminta apa-apa,” tambahnya.
Di sisi lain, Intan memiliki versi cerita yang berbeda. Ia mengaku sama sekali tidak curiga bahwa Rey adalah perempuan karena penampilan, gaya bicara, hingga dokumen yang ditunjukkan Rey sangat meyakinkan seolah-olah ia adalah laki-laki. Intan juga mengaku tergiur dengan janji-janji manis Rey yang menawarkan hidup mewah, termasuk akan membelikan mobil Lamborghini, rumah, dan mengajak berbulan madu ke luar negeri.
Pernikahan siri antara Rey dan Intan dilaksanakan di rumah Intan pada 3 April 2026 dengan mahar sebesar Rp100 ribu. Menariknya, dalam prosesi tersebut, Rey tampil dengan penampilan yang sangat meyakinkan sebagai laki-laki, lengkap dengan baju koko, peci, dan suara yang mantap saat mengucapkan ijab kabul.
Namun, Intan mengaku baru mengetahui identitas asli Rey pada malam pertama setelah pernikahan. Merasa tertipu, Intan kemudian melaporkan Rey ke polisi dengan tuduhan penipuan dan pemalsuan dokumen.
Menanggapi hal tersebut, Rey kembali membantah tuduhan tersebut. Ia juga menepis isu bahwa dirinya pernah melakukan intimidasi atau ancaman penculikan terhadap Intan. Menurut Rey, pesan yang dikirimkannya hanya sekadar menanyakan kepastian jadwal terapi kaki Intan dan mengajak untuk mengakhiri hubungan dengan baik-baik.
“Sekadar diketahui, gak ada intimidasi sama sekali. Itu hari Selasa ya, yang sesuai dia beritakan di Facebook yang katanya ada sopir mau jemput dia mau aku jual ke Kamboja dengan ada intimidasi. Di situ tidak ada intimidasi,” jelas Rey.
Ia juga mengaku kecewa dengan narasi yang beredar di media sosial yang dinilainya tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya dan telah mencemarkan nama baiknya. Rey bahkan menyebutkan telah memberikan bantuan finansial kepada Intan hingga mencapai sekitar Rp200 juta.
Hingga saat ini, kasus ini masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian. Intan Anggraeni telah melaporkan Rey ke Polresta Malang Kota, sementara Rey juga dilaporkan balik oleh pihak Intan ke Polres Batu atas dugaan pencemaran nama baik.
Kasus ini pun menjadi perbincangan hangat di masyarakat dan media sosial, menyoroti pentingnya kehati-hatian dalam menjalin hubungan dan memastikan kebenaran identitas pasangan sebelum melangkah ke jenjang pernikahan.
Penulis : Marfana
Editor : Arjun









