
KARAWANG – Mediaintelijen.id – Suasana sejuk dan asri yang terpancar dari Wisata Curug Cigentis, Kecamatan Loji, Kabupaten Karawang, menjadi tempat yang tepat untuk menyaksikan khidmatnya kegiatan sosial yang penuh makna. Pemerintah Desa (Pemdes) Tanjungbaru menggelar acara santunan bagi anak yatim piatu pada Minggu (29/3/2026), mengusung semangat berbagi dan kebersamaan pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah. Kegiatan yang digelar dengan penuh kesungguhan ini bukan hanya sekadar memberikan bantuan materi, namun juga menghadirkan kebahagiaan dan rasa kasih sayang bagi mereka yang sangat membutuhkan perhatian ekstra dari masyarakat luas.
Kepala Desa Tanjungbaru, H. Dudu, SH, yang langsung memimpin dan mengawasi jalannya acara, mengungkapkan bahwa kegiatan santunan ini telah direncanakan dengan cermat jauh sebelum Hari Raya tiba. Menurutnya, acara ini bukanlah bagian dari rutinitas tahunan yang hanya dilakukan secara formal, melainkan merupakan bentuk nyata dari kehadiran pemerintah desa yang dekat dengan masyarakat, terutama bagi kelompok yang membutuhkan dukungan dan perhatian lebih intensif.
“Kami beserta jajaran perangkat desa, mulai dari lurah hingga kepala dusun, serta seluruh elemen masyarakat yang terlibat dalam panitia, telah mempersiapkan agenda ini jauh-jauh hari. Mulai dari mengumpulkan data anak yatim piatu, mengkoordinasikan dengan keluarga angkat maupun wali mereka, hingga mempersiapkan segala kebutuhan yang diperlukan selama acara berlangsung,” jelas H. Dudu di sela-sela kegiatan yang diikuti oleh ratusan peserta.
“Tujuannya sangat jelas, yaitu agar pasca Idul Fitri ini, anak-anak kita yang yatim piatu tidak merasa terpinggirkan atau kurang mendapatkan kasih sayang. Kami ingin mereka tetap merasakan kebahagiaan yang sama seperti anak-anak lainnya, serta merasa bahwa mereka adalah bagian tak terpisahkan dari keluarga besar masyarakat Desa Tanjungbaru,” tambahnya dengan penuh kesungguhan.
Selain itu, H. Dudu juga menyampaikan bahwa ide untuk mengadakan santunan pasca Lebaran muncul dari kesadaran bahwa setelah hari raya, banyak keluarga yang mungkin kembali menghadapi berbagai tantangan ekonomi dan sosial. Dengan menggelar kegiatan seperti ini, Pemdes Tanjungbaru berharap dapat memberikan dukungan yang nyata dan menjadi bagian dari solusi untuk membantu mereka melewati hari-hari setelah perayaan lebaran.
Antusiasme yang tinggi terpancar dari seluruh anggota panitia dan pengurus kegiatan sejak dini hari. Tepat pukul 07:30 WIB, rombongan yang terdiri dari perangkat desa, pengurus lembaga desa seperti PKK, Karang Taruna, serta para pendamping dari berbagai organisasi masyarakat lokal, berkumpul di halaman Kantor Desa Tanjungbaru sebelum berangkat menuju lokasi wisata Curug Cigentis.
Dalam perjalanan menuju lokasi yang berjarak sekitar 45 menit dari kantor desa, suasana di dalam kendaraan yang digunakan penuh dengan semangat kebersamaan dan kegembiraan. Banyak dari mereka yang membawa makanan dan minuman untuk dibagikan kepada para anak yatim piatu, serta beberapa perlengkapan permainan yang akan digunakan selama acara berlangsung.
“Kami sudah siap sejak jam 06:00 WIB untuk mempersiapkan segala sesuatu. Mulai dari memeriksa kelengkapan paket santunan, menyusun jadwal kegiatan, hingga memastikan bahwa transportasi yang digunakan aman dan nyaman bagi para peserta,” ujar Supriyati, salah satu anggota panitia dan juga pengurus PKK Desa Tanjungbaru.
Pemilihan lokasi Wisata Curug Cigentis sebagai tempat pelaksanaan santunan bukan tanpa alasan. Menurut panitia penyelenggara, pemilihan lokasi wisata bertujuan untuk memberikan suasana yang segar dan menyenangkan bagi para anak yatim piatu, yang sebagian besar jarang memiliki kesempatan untuk menikmati keindahan alam dan bermain di tempat wisata. Selain itu, keberadaan air terjun yang jernih dan area bermain yang luas juga diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi mereka untuk bersantai dan berinteraksi dengan teman sebaya.
Berdasarkan data resmi dari panitia penyelenggara, tercatat sebanyak 217 anak yatim piatu dari berbagai dusun di Desa Tanjungbaru yang menjadi penerima manfaat dalam kegiatan santunan kali ini. Para peserta yang berusia antara 4 hingga 18 tahun tersebut datang bersama dengan wali atau keluarga angkat mereka, dengan antusiasme yang sangat tinggi.
Setelah tiba di lokasi sekitar pukul 08:30 WIB, para anak yatim piatu disambut dengan hangat oleh panitia dan langsung diajak untuk berkumpul di area terbuka yang telah disiapkan. Acara dimulai dengan sambutan dari Kepala Desa H. Dudu, diikuti dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama lokal, sebagai bentuk harapan agar apa yang diberikan dapat menjadi berkah dan bermanfaat bagi seluruh penerima.
Setelah itu, para peserta diajak untuk menikmati berbagai aktivitas yang telah disiapkan, seperti permainan tradisional, atraksi musik anak-anak, serta sesi foto bersama dengan latar belakang keindahan air terjun Curug Cigentis. Banyak dari para anak yatim piatu terlihat sangat senang dan antusias mengikuti setiap aktivitas yang diselenggarakan, dengan senyum yang terpampang jelas di wajah mereka.
“Kami tidak hanya memberikan bantuan santunan berupa uang tunai dan paket sembako, namun juga memberikan perlengkapan sekolah seperti tas, buku tulis, dan alat tulis bagi mereka yang sedang menempuh pendidikan. Selain itu, setiap anak juga mendapatkan hadiah mainan yang sesuai dengan usianya,” jelas Karyono, sekretaris panitia penyelenggara.
Selain mendapatkan bantuan materi, para peserta juga diajak untuk menikmati makan siang bersama yang disiapkan oleh panitia. Makanan yang disajikan beragam mulai dari makanan tradisional hingga makanan kesukaan anak-anak, dengan suasana makan yang penuh kekeluargaan dan kebersamaan.
Acara yang berlangsung selama hampir 5 jam tersebut berjalan dengan sangat lancar dan tertib, tanpa ada kendala atau masalah yang terjadi selama proses berlangsung. Suasana yang penuh kekeluargaan terasa di setiap sudut lokasi, dengan banyak orang dewasa yang membantu dan mengawasi para anak yatim piatu saat bermain atau beraktivitas.
Banyak dari para wali atau keluarga angkat yang menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Pemdes Tanjungbaru dan seluruh panitia penyelenggara atas kegiatan yang sangat bermanfaat ini. Mereka mengaku bahwa acara seperti ini tidak hanya memberikan bantuan materi yang sangat dibutuhkan, namun juga memberikan dampak positif bagi perkembangan psikologis para anak yatim piatu.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Pemdes Tanjungbaru. Anak-anak kami sangat senang bisa datang kesini, bermain bersama teman-temannya, dan mendapatkan banyak hal yang menyenangkan. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut di masa depan,” ujar Siti Maryam, wali salah satu anak yatim piatu yang mengikuti acara.
Menutup rangkaian kegiatan, Kepala Desa H. Dudu, SH, menyampaikan harapannya agar kegiatan santunan ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli terhadap sesama, terutama bagi mereka yang membutuhkan. “Melihat senyum mereka yang ceria adalah kebahagiaan tersendiri bagi kami seluruh penyelenggara. Semoga apa yang kami upayakan ini menjadi berkah bagi seluruh warga Desa Tanjungbaru, dan dapat menjadi awal dari banyaknya kegiatan sosial yang akan datang untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya dengan penuh harapan.
Acara yang diakhiri dengan foto bersama seluruh peserta dan penyelenggara ini berhasil menutup rangkaian kegiatan libur lebaran tahun ini dengan aksi kemanusiaan yang menyentuh hati dan memberikan makna yang mendalam bagi semua pihak yang terlibat.
Red Abie FU








