BOGOR – Mediaintelijen.id – Kekhawatiran mendalam menyelimuti keluarga Tian Arief, setelah anak perempuan kesayangannya yang menyandang autisme, Fairuz Khairunnisa atau akrab disapa Fay, dilaporkan hilang dan belum ditemukan kembali hingga saat ini. Fay diketahui meninggalkan rumahnya yang berada di lingkungan Perumahan Sasakpanjang Permai, wilayah Tajurhalang, Kabupaten Bogor, pada hari Kamis, 21 Mei 2026 sekitar pukul 13.30 WIB. Sejak saat itu, keberadaannya tidak diketahui dan tidak ada kabar apapun yang diterima oleh keluarga, sehingga kini mereka sangat mengandalkan bantuan serta informasi dari masyarakat luas agar segera bisa bersatu kembali dengan anaknya dalam keadaan selamat dan sehat.
Fay yang kini berusia 28 tahun memiliki kondisi khusus, yaitu menyandang gangguan spektrum autisme. Kondisi yang dialaminya ini membuatnya memiliki keterbatasan dalam berkomunikasi, di mana ia kesulitan untuk berbicara dengan jelas, mengungkapkan apa yang dirasakan maupun diinginkannya, serta sulit juga untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepadanya. Hal inilah yang menjadi alasan utama mengapa keluarga merasa sangat cemas dan khawatir berlebihan, karena jika ia berada di tempat yang tidak dikenal atau mengalami kesulitan di luar sana, ia tidak akan mampu menjelaskan siapa dirinya, di mana tinggalnya, atau meminta bantuan dengan cara yang mudah dipahami orang lain. Selain itu, penampilan dan perilakunya yang khas seringkali membuatnya terlihat seperti anak kecil meski usianya sudah dewasa, yang juga menjadi perhatian tersendiri bagi keluarga mengingat banyaknya risiko dan bahaya yang mungkin ada di luar sana.
Saat meninggalkan rumah sendirian hari itu, Fay terlihat mengenakan pakaian dengan ciri yang cukup mudah diingat, yaitu kaos berwarna putih yang di bagian depannya terdapat tulisan kata “Italia”, dipadukan dengan celana panjang olahraga atau training berwarna hitam polos. Secara fisik, ia memiliki postur tubuh yang kurus dengan tinggi badan sekitar 157 sentimeter, rambutnya dipotong pendek atau yang biasa disebut gaya cepak maupun trondol, dan saat itu ia tidak mengenakan jilbab. Sifat fisik dan penampilan inilah yang menjadi ciri utama yang bisa dijadikan acuan jika ada orang yang melihatnya, karena memang sangat khas dan mudah dikenali, terlebih dengan sikap dan cara berjalannya yang juga sering kali terlihat berbeda dari orang lain, seolah-olah sedang melamun atau tidak terlalu memperhatikan lingkungan sekitarnya.
Begitu menyadari bahwa Fay tidak kembali hingga sore hari dan tidak ada jejak kemana ia pergi, pihak keluarga segera melaporkan kejadian ini ke pihak berwenang sekaligus mulai melakukan pencarian secara mandiri dengan menyebarkan informasi ke mana-mana, mulai dari lingkungan sekitar tempat tinggal, jalan-jalan utama di Tajurhalang, hingga tempat-tempat umum yang sering dikunjungi orang. Berbagai upaya dilakukan, namun hingga kini hasilnya belum membuahkan hasil dan keberadaan Fay masih menjadi misteri. Oleh karena itu, kini mereka memohon sebesar-besarnya bantuan dari seluruh masyarakat, baik yang tinggal di wilayah Tajurhalang maupun daerah sekitarnya di Kabupaten Bogor, untuk turut serta membantu mencari dan jika melihatnya segera memberikan kabar kepada keluarga.
Bagi siapa saja yang secara tidak sengaja melihat Fay, mengenali ciri-cirinya seperti yang dijelaskan di atas, mengetahui keberadaannya di mana pun itu, atau memiliki informasi apapun yang dianggap berguna dan bisa membantu proses pencarian, baik itu melihatnya berjalan sendirian di jalan, berada di suatu tempat, atau naik kendaraan tertentu, dimohon dengan sangat baik untuk segera menghubungi ayahnya, Tian Arief, di nomor telepon 081316895071. Informasi sekecil apa pun, meski dianggap tidak penting oleh pemberi kabar, bisa menjadi petunjuk yang sangat berharga dan berarti banyak bagi keluarga untuk segera menemukan anak mereka.
Bagi yang ingin datang langsung atau mengantar Fay pulang, alamat tempat tinggalnya yang terakhir diketahui dan juga alamat resmi keluarga berada di Perumahan Sasakpanjang Permai Blok J4 Nomor 20, wilayah Tajurhalang, Kabupaten Bogor. Jika ditemukan, diharapkan masyarakat bisa memperlakukannya dengan lembut dan sabar, karena ia akan merasa takut atau bingung jika didekati dengan cara yang keras atau tergesa-gesa. Cukup dekati dengan tenang, berikan rasa aman, dan segera hubungi keluarga atau bawa pulang ke alamat tersebut.
Keluarga sangat berharap dengan tersebarnya informasi ini, semakin banyak orang yang akan waspada dan memperhatikan lingkungan sekitarnya, sehingga penemuan Fay bisa segera terjadi dan mereka bisa segera bersatu kembali. Yang paling diharapkan tentunya adalah kondisi Fay tetap sehat, selamat, dan tidak mengalami kesulitan atau bahaya apapun selama berada di luar rumah tanpa pendampingan.
“Kami sangat khawatir dan tidak bisa tenang sejak anak kami hilang. Kami tahu dia tidak bisa menjelaskan dirinya jika bertemu orang lain, makanya kami sangat bergantung pada bantuan semua orang. Kami mohon, jika ada yang melihatnya atau tahu keberadaannya, tolong segera kabari kami. Kami sangat ingin bertemu dan membawa dia pulang dengan selamat,” ujar Tian Arief dengan nada cemas namun penuh harap.
Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk ikut menyebarkan informasi ini kepada kerabat, tetangga, maupun di media sosial, agar jangkauan pencarian semakin luas dan kemungkinan menemukan Fay semakin besar. Semoga Fay segera ditemukan dalam keadaan sehat walafiat dan segera bisa berkumpul kembali bersama orang-orang yang menyayanginya.
Penulis : Arjun
Editor : Marfana











