TULANG BAWANG – Mediaintelije.id – Di tengah hiruk‑pikuk kegiatan perbaikan jalan yang sedang berlangsung aktif di wilayah Kecamatan Denteteladas, Kabupaten Tulang Bawang, suasana kebersamaan dan semangat membangun terasa begitu kental. Di lokasi pekerjaan yang menjadi pusat perhatian warga tersebut, hadir langsung Kapolsek Denteteladas, IPDA Nurkholik, S.H., yang memberikan keterangan resmi sekaligus menyampaikan ajakan penuh makna kepada seluruh lapisan masyarakat. Pernyataan tersebut disampaikan secara langsung saat diwawancarai oleh wartawan Sugianto pada hari Selasa, 9 Juni 2026, di tengah deru mesin alat berat dan kesibukan warga yang bahu‑membahu memperbaiki prasarana yang telah lama menjadi keluhan bersama.
Membuka pembicaraannya dengan doa dan rasa syukur, IPDA Nurkholik memperkenalkan diri dan bercerita tentang pengamatannya selama bertugas di wilayah tersebut. “Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillah, perkenalkan nama saya IPDA Nurkholik, S.H., selaku Kapolsek Denteteladas. Saya telah bertugas di wilayah ini selama kurang lebih delapan bulan, dan selama kurun waktu tersebut, saya melihat serta menyaksikan langsung betapa memprihatinkannya kondisi jalan yang ada di Kecamatan Denteteladas ini,” ujarnya dengan nada yang tulus dan penuh perhatian. Ia menjelaskan bahwa kondisi jalan yang rusak parah, berlubang di banyak titik, dan sulit dilalui terutama saat musim hujan, bukan hanya menjadi hambatan dalam perjalanan sehari‑hari, tetapi juga secara tidak langsung menghambat kelancaran aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan sosial bagi seluruh warga.
Dalam kesempatan itu, beliau juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas dukungan yang telah diberikan oleh pemerintah daerah. “Terima kasih sebesar‑besarnya saya sampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang, Bupati beserta Wakil Bupati, dan seluruh jajaran pemerintahan yang telah memberikan perhatian serius, mendukung penuh, serta menyediakan alat‑alat berat yang sangat dibutuhkan, seperti pemadat tanah, perata jalan, dan ekskavator. Kehadiran alat‑alat ini sangat besar manfaatnya untuk menunjang kelancaran dan mempercepat proses perbaikan yang sedang kita laksanakan bersama,” tambahnya, menegaskan bahwa bantuan dari pemerintah menjadi modal awal yang sangat berharga untuk memulai perubahan.
Lebih lanjut, Kapolsek mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak hanya menunggu bantuan, tetapi juga turut ambil bagian secara aktif. “Sebagai Kapolsek, saya dengan sepenuh hati mengajak seluruh Kepala Kampung, tokoh agama, tokoh adat, para sesepuh, dan seluruh warga yang tinggal di wilayah Pendowo, Sungai Nibung, hingga Nakula: mari kita saling berjabat tangan, bersatu padu dalam satu tekad. Prinsipnya sederhana saja, berapapun nilainya, jika berat sama dipikul, ringan sama dijinjing. Sesungguhnya tidak ada hal yang mustahil untuk kita wujudkan jika hati dan tenaga kita disatukan demi kebaikan bersama,” serunya, menyemangati warga yang hadir di lokasi.
Beliau menekankan bahwa perbaikan jalan ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, melainkan milik seluruh warga. “Mari kita akhiri penderitaan dan kesulitan yang harus dialami setiap hari saat melewati jalan yang berlubang ini, dengan cara menghidupkan kembali semangat gotong royong dan kesadaran berswadaya. Perlu diketahui, saya sendiri beserta seluruh anggota Polsek Denteteladas pun turut ambil bagian dan memberikan tenaga serta kemampuan yang kami miliki demi kemajuan kampung halaman kita. Prinsip yang kami pegang teguh adalah: dari kita, oleh kita, dan untuk kita — maka insya Allah kita pasti sanggup mewujudkannya,” jelasnya, memberikan contoh nyata bahwa aparat juga siap bergandengan tangan dengan masyarakat.
Kapolsek juga menyampaikan gagasan sederhana namun sangat mendasar dan penting agar perbaikan yang dilakukan tidak sia‑sia dan dapat bertahan lama. “Saya punya pemikiran yang mungkin terlihat sederhana, namun jika dijalankan bersama akan memberikan hasil yang besar: begitu terlihat ada satu lubang di jalan, segera kita tutup dan perbaiki. Jika dibiarkan begitu saja, lama‑kelamaan satu lubang itu bisa menjadi sepuluh, sepuluh berlanjut menjadi seratus, hingga akhirnya berkembang menjadi ribuan lubang yang makin sulit dan memakan biaya besar untuk diperbaiki kembali. Oleh karena itu, saya juga mengajak seluruh warga, terlebih mereka yang memiliki usaha atau lahan pertanian di mana saja di wilayah ini, untuk turut meringankan beban dan membantu kelancaran pekerjaan ini sesuai dengan kemampuan masing‑masing,” paparnya dengan logis dan penuh perhitungan.
Di akhir pernyataannya, IPDA Nurkholik kembali mengingatkan akan nilai luhur yang menjadi identitas bangsa Indonesia. “Mari kita hidupkan kembali budaya gotong royong yang telah menjadi ciri khas dan kekuatan besar bangsa Indonesia sejak dahulu kala. Dengan kesadaran, kebersamaan, dan usaha bersama yang tulus ini, insya Allah jalan‑jalan di seluruh wilayah Denteteladas akan segera berubah menjadi layak dilalui, mulus, aman, dan mampu memberikan kenyamanan bagi semua orang yang melintasinya, baik untuk keperluan sehari‑hari maupun untuk menunjang roda perekonomian daerah,” tegasnya dengan penuh semangat dan harapan yang membara.
Ajakan dan keterangan yang disampaikan oleh Kapolsek ini disambut baik oleh warga yang hadir, yang semakin bersemangat untuk melanjutkan pekerjaan dan mewujudkan cita‑cita bersama memiliki jalan yang baik dan bermanfaat bagi generasi sekarang maupun yang akan datang.
Penulis : Sugianto
Editor : Marfana











