BEKASI – Mediaintelijen.id – Semangat mendukung swasembada pangan terus digelorakan. Pengerjaan lahan program Ketahanan Pangan Polda Metro Jaya Kluster 3 yang berlokasi di Kawasan Deltamas, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, terus berjalan secara intensif.
Kapolsek Cikarang Pusat, AKP Elia Umboh, S.H., M.H., turun langsung memantau proses pengolahan lahan yang dikerjakan oleh tim tenaga kerja setempat.
Lahan seluas total 50 Hektare (Ha) ini dikhususkan untuk penanaman Jagung Pipil yang memiliki nilai ekonomi dan gizi tinggi.
Dalam kunjungan kerjanya, AKP Elia Umboh memaparkan detail pembagian tugas dan progres yang sedang berjalan. Saat ini, sebanyak 7 orang tenaga kerja sedang fokus melakukan tiga tahapan utama: pendangiran, pembersihan gulma, dan pemberian pupuk urea.
“Progres kerja hari ini cukup baik. Pembagian tugasnya jelas, 3 orang melakukan pendangiran, 2 orang melakukan pembersihan gulma, dan 2 orang melakukan pemberian pupuk urea,” jelas AKP Elia Umboh.
Hingga saat ini, capaian pembangunan pertanian ini sudah menunjukkan hasil yang nyata:
✅ 10 Ha lahan sudah berhasil ditanami jagung.
✅ 5 Ha lahan sudah siap tanam (siap menerima benih).
🔄 35 Ha sisanya masih dalam tahap proses pengolahan tanah secara bertahap.
“Kami berharap pengerjaan ini dapat selesai sesuai target dan hasilnya dapat bermanfaat bagi masyarakat luas,” tambahnya dengan penuh harap.
Program ini merupakan bagian nyata dari komitmen Polri melalui Polda Metro Jaya dalam bidang ketahanan pangan. Tujuannya jelas, yaitu meningkatkan produksi pangan dalam negeri guna mengurangi ketergantungan terhadap produk impor.
Meski terus berjalan maksimal, proses pengolahan lahan ini tidak lepas dari sejumlah tantangan yang dihadapi di lapangan.
Menurut Pak Kapolsek, kecepatan pengerjaan sangat bergantung pada kondisi cuaca dan ketersediaan sumber daya.
“Proses pengerjaan pengolahan lahan sangat tergantung pada jumlah kelompok tani dan cuaca yang baik. Saat ini hasil pengerjaan juga masih kurang maksimal sehubungan dengan minimnya jumlah petani, keterbatasan peralatan, serta curah hujan yang masih cukup tinggi,” ungkapnya.
Kendala ini menjadi perhatian khusus agar nantinya bisa dicarikan solusi terbaik agar target produksi tetap tercapai.
Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk tidak hanya hadir di awal, tapi juga mengawal hingga panen nanti.
“Kami akan terus memantau dan mengawal pengerjaan lahan ketahanan pangan ini sampai selesai dan membuahkan hasil,” tegas AKP Elia Umboh.
Dengan adanya program strategis ini, diharapkan tidak hanya menambah stok pangan daerah, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi bagi masyarakat sekitar Desa Sukamahi dan wilayah Cikarang Pusat pada umumnya.









