TITO KARNAVIAN INSTRUKSIKAN 731 PRAJA IPDN: KERJA KERAS BERSIHKAN ACEH TAMIANG DARI LUMPUR

- Penulis

Sabtu, 4 April 2026 - 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tamiang – Mediaintelijen.id – Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Tito Karnavian, secara tegas meminta seluruh Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) untuk bekerja maksimal. Mereka ditugaskan membersihkan sisa-sisa lumpur yang masih memenuhi lingkungan pemukiman warga dan fasilitas umum di Kabupaten Aceh Tamiang.

Arahan ini disampaikan langsung oleh Tito saat memimpin apel pembukaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) gelombang ketiga Praja Pratama IPDN di Istana Benua Raja, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, pada Sabtu (4/4/2026).

Sebanyak 731 praja yang diterjunkan pada gelombang ketiga ini akan difokuskan pada kegiatan pembersihan lingkungan pascabencana. Tugas utama mereka meliputi pengangkatan lumpur di rumah warga, saluran drainase, hingga jalan desa.

Tito menekankan bahwa tugas kali ini adalah penyelesaian akhir dari pekerjaan yang telah dimulai oleh rekan-rekan mereka pada gelombang pertama dan kedua.

“Target utamanya adalah menyelesaikan persoalan yang masih terkena lumpur, ada yang sudah mengeras. Termasuk situs sejarah (Istana Benua Raja) ini, kemudian juga ada rumah masyarakat, drainase, dan lain-lain,” ujar Tito.

Lebih lanjut ia menjelaskan, dampak bencana di Aceh Tamiang tergolong sangat berat karena endapan lumpur banjir mencapai ketinggian 4 hingga 5 meter. Hal ini membuat proses pembersihan membutuhkan tenaga dan waktu yang tidak sedikit.

Dalam penugasan gelombang ketiga ini, Tito memaparkan target yang harus dicapai oleh para praja. Mereka ditargetkan mampu membersihkan total 42 titik lokasi dalam waktu satu bulan.

Baca Juga:  KEBIJAKAN BARU SAMSAT KABUPATEN BEKASI: BAYAR PAJAK TAHUNAN TIDAK LAGI WAJIB KTP PEMILIK PERTAMA

Rincian target tersebut meliputi:

– 10 titik rumah warga
– 22 titik saluran drainase
– 7 titik jalan desa
– 3 titik fasilitas sosial dan fasilitas umum

“Kalau lebih cepat mereka selesai, maka akan digeser ke tempat lainnya yang masih memerlukan bantuan,” tegas Tito, menandakan bahwa penugasan akan terus berlanjut hingga wilayah benar-benar bersih.

Sebagai perbandingan, pada gelombang pertama fokus pembersihan berada di wilayah perkantoran pemerintahan. Sedangkan gelombang kedua difokuskan ke lingkungan masyarakat dan fasilitas umum.

Dalam kesempatan tersebut, Tito juga memberikan pesan moral dan edukasi kepada para praja. Ia mengingatkan agar para calon pemimpin daerah ini memanfaatkan momen pengabdian sebagai ruang pembelajaran nyata.

“Manfaatkan masa penugasan di Aceh Tamiang ini sebagai ruang pembelajaran ilmu pemerintahan yang sesungguhnya. Jaga nama baik institusi IPDN dan tunjukkan dedikasi tinggi untuk rakyat,” pesannya.

Kunjungan kerja ini juga sekaligus menjadi ajang peninjauan progres rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana secara menyeluruh di wilayah tersebut

Acara pembukaan PKL ini turut disaksikan oleh sejumlah pejabat tinggi negara dan daerah, antara lain:

– Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Safrizal ZA
– Rektor IPDN, Halilul Khairi
– Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah
– Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi
– Serta jajaran Forkopimda se-Kabupaten Aceh Tamiang.

Dengan diterjunkan kembali ratusan praja ini, diharapkan proses pemulihan Aceh Tamiang dapat berjalan lebih cepat dan warga bisa segera kembali beraktivitas normal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediaintelijen.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Penyalahgunaan NAPZA, Polsek Dente Teladas Sosialisasi di SMAN 01 Dente Teladas Saat MPLS
Tim Hukum Sorot Ketidakprofesionalan Penyidik Polda metro Dalam Perkara ST ROGAYA; Pihak Kepolisian Belum Berikan Tanggapan Resmi 
Tagihan BBM Industri Rp307 Juta Belum Dibayar, Nama Oknum Anggota Polsek Tegal Selatan Terseret dalam Sengketa Bisnis
SAMBUT HUT BHAYANGKARA KE‑80, POLSEK DENTE TELADAS GELAR BAKTI SOSIAL “JUMAT BERKAH” BAGIKAN BANTUAN KEPADA WARGA KURANG MAMPU
Sudah Dilaporkan Sejak Januari 2026, Kasus Pengeroyokan dan Kekerasan Terhadap Anak di Tangerang Kota Belum Ada Tindak Lanjut Hingga Kini
DIRGAHAYU BHAYANGKARA KE‑80: PENGHARGAAN DAN DOA TULUS DARI SELURUH WARGA DUSUN HASAN BULAN, DESA PASIRANJAYA
DIDUGA KECURANGAN DALAM PENERIMAAN SISWA BARU: MANIPULASI ZONASI DAN SERTIFIKAT BERMASALAH DI SMKN 2 CIKARANG BARAT, ANKER ANCAM LAPOR KE OMBUDSMAN
Peringati Bulan Muharam, Kapolsek Dente Teladas Salurkan Santunan Rp500 Ribu Kepada Yatim Piatu
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:29 WIB

Cegah Penyalahgunaan NAPZA, Polsek Dente Teladas Sosialisasi di SMAN 01 Dente Teladas Saat MPLS

Sabtu, 4 Juli 2026 - 06:13 WIB

Tim Hukum Sorot Ketidakprofesionalan Penyidik Polda metro Dalam Perkara ST ROGAYA; Pihak Kepolisian Belum Berikan Tanggapan Resmi 

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:56 WIB

Tagihan BBM Industri Rp307 Juta Belum Dibayar, Nama Oknum Anggota Polsek Tegal Selatan Terseret dalam Sengketa Bisnis

Jumat, 3 Juli 2026 - 10:48 WIB

SAMBUT HUT BHAYANGKARA KE‑80, POLSEK DENTE TELADAS GELAR BAKTI SOSIAL “JUMAT BERKAH” BAGIKAN BANTUAN KEPADA WARGA KURANG MAMPU

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:35 WIB

Sudah Dilaporkan Sejak Januari 2026, Kasus Pengeroyokan dan Kekerasan Terhadap Anak di Tangerang Kota Belum Ada Tindak Lanjut Hingga Kini

Berita Terbaru