TULANGBAWANG, Kosmiindonesia.id – 11 MEI 2026 – Semangat gotong royong dan kepedulian sosial kembali terpampang nyata di Desa Pasiranjaya, Kecamatan Denteteladas, Kabupaten Tulangbawang. Tanpa menunggu komando atau bantuan resmi dari pemerintah kabupaten, sejumlah dermawan dan warga setempat secara sukarela bergerak bersama untuk merapikan dan memperbaiki kondisi Jalan Poros Hasan Bulan yang diketahui sudah rusak parah, berlubang, dan menyulitkan aktivitas warga sehari-hari maupun kendaraan yang melintas.
Berdasarkan pantauan langsung tim redaksi di lokasi pada Senin pagi ini, aktivitas perbaikan sudah berlangsung aktif dan penuh semangat. Berbagai material bangunan mulai didatangkan ke lokasi untuk segera ditumpuk dan disusun guna menambal kerusakan parah yang ada di badan jalan tersebut. Namun, di tengah usaha mulia ini, masih ada satu bagian penting yang memerlukan perhatian dan uluran tangan pihak lain: bagian pintu masuk atau yang sering disebut warga sebagai gerbang masuk Jalan Poros Hasan Bulan, yang kondisinya juga masih memprihatinkan dan belum tersentuh dalam kegiatan perbaikan kali ini. Tim redaksi berharap akan ada dermawan lain atau pihak peduli yang turut bergabung untuk melengkapi perbaikan di titik akses penting tersebut agar nantinya jalan ini utuh dan nyaman digunakan sepenuhnya.
Di lokasi kegiatan, terlihat jelas sosok yang memegang kendali dan mengatur jalannya pekerjaan, yaitu Bapak Toha. Beliau bertindak sebagai koordinator Pangkalan klotok di lapangan Sadewa, mengarahkan setiap proses pengerjaan agar berjalan tertib dan sesuai kebutuhan. Saat pemantauan dilakukan, Bapak Toha berada tepat di lokasi Dermaga Sadewa, didampingi oleh Ibu Fatimah. Keduanya terlihat sangat fokus mengawasi proses bongkar muat dan penurunan batu kriting — material utama yang digunakan untuk pengerasan dan perapian badan jalan — agar jatuh di tempat yang tepat dan aman. Kehadiran tokoh masyarakat ini menjadi penyemangat bagi warga yang turun langsung bekerja.
https://youtube.com/shorts/Ta2G0TbYaMo?si=7pboObD7MnRnkl1z
Dalam wawancara terpisah yang dilakukan tim redaksi, Pak Ribut, salah satu tokoh warga yang sangat mendukung gerakan ini, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam, khususnya kepada pihak pengurus Ponton yang telah menjadi penyokong utama pasokan material batu untuk proyek perbaikan ini.
“Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih banyak kepada pihak Ponton. Selama ini mereka sangat-sangat peduli terhadap kondisi jalan kami di sini. Bantuan seperti ini sudah sering dilakukan oleh pihak Ponton, tidak hanya kali ini saja. Semoga dengan adanya langkah nyata ini, pihak-pihak lain segera menyusul untuk ikut berswadaya, bergotong royong, dan membantu sekuat tenaga yang mereka miliki,” ungkap Pak Ribut dengan nada haru.
https://www.instagram.com/reel/DYLrck2xMTv/?igsh=MXdpaWtsNTJobTNycg==
Ia juga berharap semangat kemandirian warga ini menjadi bukti bahwa masyarakat tidak diam saja melihat fasilitas umum rusak. “Tujuannya satu saja: supaya kondisi jalan kita ini cepat tertangani, cepat diperbaiki, dan nantinya mendapatkan perhatian penuh serta penanganan tuntas dari pihak pemerintah Kabupaten Tulangbawang,” tambahnya.
Gerakan ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian antarwarga dan semangat swadaya masih hidup kuat di Desa Pasiranjaya. Warga sadar betul bahwa jalan yang baik adalah urat nadi perekonomian dan kenyamanan bersama. Meski inisiatif ini dilakukan atas kekuatan sendiri, warga tetap berharap pemerintah daerah nantinya akan turun tangan melakukan perbaikan permanen, mengingat kerusakan jalan poros ini sudah cukup luas dan butuh penanganan skala besar.
Saat ini, pekerjaan perbaikan terus berlanjut. Warga berharap kisah kepedulian ini menginspirasi banyak pihak, baik dermawan perorangan maupun instansi, untuk bergotong royong mewujudkan infrastruktur yang layak, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat Kecamatan Denteteladas pada umumnya, dan Desa Pasiranjaya pada khususnya.
#SwadayaWarga #Pasiranjaya #Denteteladas #PerbaikanJalan #JalanPorosHasanBulan #KepedulianSosial #Tulangbawang #GotongRoyong
Penulis : Arjun
Editor : Arfan











