MENDADAK BERTINDAK! Excavator Turun Perbaiki “Jalan Kobangan Babi” yang Viral, Warga Curiga Hanya untuk Tutup Malu

- Penulis

Rabu, 15 April 2026 - 07:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULANGBAWANG – Mediaintelijen.id -;Aksi yang mendadak dan mengejutkan terjadi di Kabupaten Tulangbawang. Setelah kondisi jalan yang rusak parah dan dijuluki warga sebagai “Jalan Kobangan Babi” menjadi viral di media sosial, pemerintah daerah akhirnya turun tangan.

Namun, langkah ini justru memunculkan tanda tanya besar di kalangan masyarakat. Banyak yang menduga bahwa perbaikan yang dilakukan ini bukan semata-mata untuk memenuhi aspirasi dan permintaan rakyat yang sudah lama terdengar, melainkan lebih karena rasa malu akibat citra daerah yang tercoreng di mata publik.

Kejadian ini tercatat pada hari Rabu, 15 April 2025, pagi hari.

Dari “Tutup Mata” Menjadi “Mendadak Sigap”

Siapa sangka, jalan yang selama bertahun-tahun dibiarkan hancur lebur, penuh lubang raksasa, becek, dan sangat menyulitkan pengguna jalan, tiba-tiba mendapatkan perhatian istimewa.

Unit alat berat berupa excavator terlihat turun langsung ke lokasi dan mulai melakukan pekerjaan perataan serta penambalan jalan. Pekerjaan dilakukan dengan terlihat terburu-buru, seolah ingin segera menyelesaikan masalah dalam waktu singkat.

Setelah Viral Mendadak Menurunkan Alat Berati

Padahal sebelumnya, keluhan warga yang berulang-ulang mengenai kondisi jalan yang membahayakan nyawa ini seringkali tidak digubris. Tidak ada tindakan nyata, tidak ada perbaikan, dan seolah masalah ini tidak pernah ada.

Warga: “Bukan Karena Peduli, Tapi Karena Malu”

Reaksi masyarakat pun tak pelak muncul dengan nada sinis namun penuh kekecewaan.

“Bukan karena pemerintah peduli sama nasib rakyat, tapi karena sudah malu tahu-tahu jalan kita jadi bahan omongan dan bahan tertawaan orang banyak lewat medsos,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Masyarakat menilai bahwa perbaikan ini bersifat kosmetik semata. Hanya dilakukan untuk memperbaiki tampilan luar agar terlihat bagus di mata orang luar, namun tidak menyelesaikan masalah secara tuntas dan berkelanjutan.

Baca Juga:  MOMEN BERHARGA! Foto Kenang-kenangan Kelas 9 SMP Islam Al Muttaqin Sebelum Wisuda

Dugaan kuat muncul bahwa pemerintah hanya ingin menutupi citra buruk yang sudah terlanjur menyebar luas, agar tidak menjadi masalah yang lebih besar atau memicu kritik yang lebih keras lagi.

Pertanyaan Besar yang Menggantung

Kondisi ini memunculkan berbagai pertanyaan di benak warga:

– Kenapa baru bertindak sekarang setelah viral?
– Dimana tanggung jawab selama bertahun-tahun sebelumnya?
– Apakah perbaikan ini hanya sekadar menimbun tanah dan meratakan permukaan saja, atau benar-benar dilakukan dengan standar teknis yang baik agar tahan lama?
– Jika nanti tidak ada lagi sorotan media, apakah jalan ini akan dibiarkan rusak kembali?

Harapan Warga: Jangan Hanya “Pencitraan”

Meskipun merasa curiga, warga tetap berharap agar pekerjaan yang sedang berjalan ini benar-benar dilakukan dengan serius dan berkualitas.

Mereka berharap ini bukan sekadar aksi pencitraan sesaat untuk menutupi rasa malu, melainkan menjadi awal dari keseriusan pemerintah dalam memperhatikan infrastruktur dasar yang sangat vital bagi mobilitas dan keselamatan masyarakat.

“Sudahlah, yang penting jalan sekarang bisa dilalui. Tapi tolong jangan cuma pas viral saja diperbaiki, setelah itu dibiarkan rusak lagi. Kami butuh solusi permanen, bukan sekadar obat nyamuk bakar,” tegas warga lainnya.

Semoga langkah ini menjadi titik balik, dan pemerintah benar-benar berkomitmen untuk menjaga dan memelihara jalan-jalan poros di Kabupaten Tulangbawang agar tidak kembali menjadi “kobangan babi” di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediaintelijen.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BERITA TERKINI! Total 8 Mobil Batu Keriting Tiba di Jalan Hasan Bulan, Warga Bersyukur Bantuan Beragam Pihak Datang
Polsek Cikarang Timur Amankan Keberangkatan Buruh FSPMI Bekasi ke DPR RI, Berlangsung Tertib dan Kondusif
MENDADAK BERTINDAK! excavator Turun Perbaiki “Jalan Kobangan Babi” yang Viral, Warga Curiga Hanya untuk Tutup Malu
13 Pelaku Tawuran di Babelan Diamankan, Polisi: Sudah Direncanakan
SINERGI STRATEGIS! Wakapolda Lampung Buka FGD Sespimti Polri Dikreg ke-35, Bahas Dukungan Kedaulatan Pangan hingga Transformasi Polri
Penetapan Bakal Anggota BPD Muktiwari Dipertanyakan Publik
KRITIS! Jalan Poros Hasan Bulan Pasiranjaya Rusak Parah, Berubah Jadi “Jalan Kobangan Babi”, Warga Resah dan Terancam Bahaya
Polsek Cikarang Timur Pastikan Kondusivitas Musdes Penetapan Unsur Masyarakat di Desa Karangsari
Berita ini 429 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 05:37 WIB

BERITA TERKINI! Total 8 Mobil Batu Keriting Tiba di Jalan Hasan Bulan, Warga Bersyukur Bantuan Beragam Pihak Datang

Kamis, 16 April 2026 - 03:37 WIB

Polsek Cikarang Timur Amankan Keberangkatan Buruh FSPMI Bekasi ke DPR RI, Berlangsung Tertib dan Kondusif

Rabu, 15 April 2026 - 08:12 WIB

MENDADAK BERTINDAK! excavator Turun Perbaiki “Jalan Kobangan Babi” yang Viral, Warga Curiga Hanya untuk Tutup Malu

Rabu, 15 April 2026 - 07:56 WIB

MENDADAK BERTINDAK! Excavator Turun Perbaiki “Jalan Kobangan Babi” yang Viral, Warga Curiga Hanya untuk Tutup Malu

Rabu, 15 April 2026 - 04:07 WIB

SINERGI STRATEGIS! Wakapolda Lampung Buka FGD Sespimti Polri Dikreg ke-35, Bahas Dukungan Kedaulatan Pangan hingga Transformasi Polri

Berita Terbaru