Aksi Main Hakim Sendiri Kelompok “Angel Vision” di Cibitung, Warga Disiksa dan Disebar Video

- Penulis

Jumat, 3 April 2026 - 05:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi – Mediaintelijen.id – Sebuah aksi yang dinilai sangat arogan dan tidak bertanggung jawab dilakukan oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan diri sebagai “Angel Vision” menjadi sorotan publik luas di wilayah Kampung Selang Tengah, Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Insiden yang mencederai rasa keadilan ini terjadi pada Senin (1/4/2026) sekitar pukul 20.50 WIB. Kelompok tersebut diduga kuat melakukan serangkaian tindakan yang melanggar hukum, mulai dari penahanan paksa atau penyanderaan terhadap seorang warga yang dituduh menjual obat golongan Tipe G, hingga melakukan kekerasan fisik secara membabi buta.

Yang membuat kejadian ini semakin memprihatinkan adalah cara mereka yang bertindak layaknya penegak hukum, padahal tidak memiliki wewenang sama sekali. Menurut informasi yang dihimpun, kelompok tersebut mendatangi lokasi secara tiba-tiba dan langsung melakukan tindakan represif terhadap korban.

Korban yang hingga saat ini kebenaran tuduhannya belum diuji melalui proses hukum yang sah, justru dipaksa untuk mengakui perbuatan yang dituduhkan kepadanya di bawah ancaman kekerasan dan tekanan fisik yang berat.

Ironisnya, seluruh rangkaian tindakan ilegal tersebut dilakukan tanpa didampingi oleh aparat penegak hukum resmi maupun pihak berwenang yang memiliki hak untuk melakukan penertiban. Hingga saat ini, belum diketahui dasar hukum apa yang digunakan oleh kelompok “Angel Vision” ini untuk berani melakukan penahanan dan penganiayaan terhadap warga.

Baca Juga:  Tragedi di Perumahan Mega regency Bekasi, Korban Diduga Ditemukan Tewas di Dalam Ruko

Selain melakukan kekerasan, kelompok tersebut juga merekam seluruh aksi main hakim sendiri itu menggunakan perangkat HP. Video rekaman tersebut kemudian disebarkan secara sepihak melalui platform media sosial TikTok tanpa mempedulikan rasa hormat maupun hak privasi korban.

“Mereka datang dengan nada tinggi dan langsung main hakim sendiri. Ada tindakan fisik yang dilakukan secara terbuka dan korban juga direkam menggunakan HP mereka, padahal itu jelas melanggar hak privasi seseorang,” ujar salah satu saksi mata yang berada di lokasi kejadian.

Saksi yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan dan menghindari intimidasi lanjutan, menegaskan bahwa tindakan tersebut sangat meresahkan dan menimbulkan ketakutan tersendiri bagi masyarakat sekitar.

Kasus ini memicu kekhawatiran mendalam di kalangan masyarakat terkait maraknya praktik “main hakim sendiri” yang dilakukan oleh pihak swasta atau kelompok tertentu tanpa dasar hukum yang jelas. Keberadaan kelompok yang mengaku memiliki wewenang namun bertindak di luar koridor hukum ini dinilai sangat berbahaya dan berpotensi mencoreng keamanan serta ketertiban umum.

Masyarakat berharap pihak kepolisian dan aparat terkait dapat segera turun tangan menindak tegas kelompok “Angel Vision” ini. Kasus ini harus diselesaikan secara hukum negara, bukan dengan hukum rimba yang hanya akan menimbulkan kerugian dan ketidakadilan bagi semua pihak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediaintelijen.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SOLIDARITAS TINGGI WARGA PASIRANJAYA: GOTONG ROYONG DAN DONASI BERSAMA PERBAIKI JALAN HASAN BULAN, DUKUNGAN PENUH DARI KAPOLSEK DAN KADES
Polsek Denteteladas Berhasil Tangkap Dua Pelaku Penipuan Bansos dan Pengelapan, Satu Tersangka Berhasil Dijebak dan Diamankan di Pringsewu
Pemilihan BPD Desa Muktiwari Berlangsung Meriah, Sadam Husein Raih Suara Tertinggi
DUA MEDIA ONLINE DILAPORKAN KE POLDA METRO JAYA, PADAHAL PERMASALAHAN DINILAI SUDAH SELESAI DI DEWAN PERS
KASUS PEMBUNUHAN SATU KELUARGA HAJI SAHRONI INDRAMAYU: MISTERI AMAN YANI, SOSOK YANG DISEBUT OTAK PELAKSANA TAPI SUDAH HILANG SEJAK 2016
TERIMA KASIH BAPAK KAPOLSEK: SAAT MOTOR RUSAK DI TENGAH LAHAN TEBU, BANTUAN DATANG DARI SOSOK YANG SELALU ADA UNTUK RAKYAT
REMAJA AUTISME HILANG DI TAJURHALANG BOGOR, KELUARGA MEMOHON BANTUAN INFORMASI DARI MASYARAKAT
RAMAI DIBICARAKAN: MOBIL BERKAPASITAS DI ATAS 1.400 CC TIDAK BISA BELI PERTALITE MULAI 1 JUNI 2026? INI PENJELASAN RESMI DARI PERTAMINA DAN RENCANA PEMERINTAH
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:49 WIB

SOLIDARITAS TINGGI WARGA PASIRANJAYA: GOTONG ROYONG DAN DONASI BERSAMA PERBAIKI JALAN HASAN BULAN, DUKUNGAN PENUH DARI KAPOLSEK DAN KADES

Minggu, 24 Mei 2026 - 04:25 WIB

Polsek Denteteladas Berhasil Tangkap Dua Pelaku Penipuan Bansos dan Pengelapan, Satu Tersangka Berhasil Dijebak dan Diamankan di Pringsewu

Minggu, 24 Mei 2026 - 02:24 WIB

Pemilihan BPD Desa Muktiwari Berlangsung Meriah, Sadam Husein Raih Suara Tertinggi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 02:18 WIB

DUA MEDIA ONLINE DILAPORKAN KE POLDA METRO JAYA, PADAHAL PERMASALAHAN DINILAI SUDAH SELESAI DI DEWAN PERS

Sabtu, 23 Mei 2026 - 02:06 WIB

KASUS PEMBUNUHAN SATU KELUARGA HAJI SAHRONI INDRAMAYU: MISTERI AMAN YANI, SOSOK YANG DISEBUT OTAK PELAKSANA TAPI SUDAH HILANG SEJAK 2016

Berita Terbaru