JALAN MENUJU INDOLAMPUNG EKSTREM DAN LUMPUR, MOBIL TRAVEL TERJEBAK – WARGA KHAWATIR DESA AKAN TERISOLIR

- Penulis

Senin, 18 Mei 2026 - 03:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULANGBAWANG, – Mediaintelijen.id – 18 MEI 2026 – Kondisi infrastruktur jalan di wilayah Kabupaten Tulangbawang, Provinsi Lampung, kembali menjadi sorotan tajam dan memicu kekhawatiran mendalam bagi masyarakat. Jika sebelumnya kerusakan parah sudah terlihat jelas di jalan poros Hasanbulan dan Antasena, kini keluhan yang sama datang dari jalur penghubung menuju kawasan Indolampung. Kondisi jalanan di rute ini dinilai jauh lebih ekstrem dan memprihatinkan, tepatnya pada ruas jalan yang menghubungkan arah Basung menuju Leter S. Warga pun mulai bertanya-tanya dengan cemas: apakah desa-desa kecil yang tersebar di sekitar wilayah Bratasena ini benar-benar akan dibiarkan terisolir dan terputus dari akses dunia luar?

Bukti nyata kondisi jalan yang memilukan ini terlihat jelas di lokasi. Sebuah kendaraan travel berwarna putih terlihat terjebak dan mogok tepat di tengah-tengah jalan raya. Kendaraan tersebut tak sanggup bergerak maju maupun mundur karena seluruh badan jalan tertutup genangan lumpur tebal yang sangat licin dan dalam. Roda kendaraan terbenam ke dalam tanah becek, membuat mobil itu terperangkap cukup lama hingga akhirnya harus meminta bantuan warga sekitar atau kendaraan lain yang kebetulan lewat untuk dapat ditarik keluar dari jebakan lumpur tersebut. Adegan ini hanyalah satu dari sekian banyak kejadian serupa yang hampir setiap hari dialami oleh pengguna jalan, baik kendaraan roda dua maupun roda empat yang berani melintasi jalur ini.

Pemandangan di sepanjang ruas jalan Basung ke Leter S sungguh memprihatinkan. Permukaan aspal nyaris tak terlihat lagi, terkikis habis oleh air hujan dan lalu lintas kendaraan, berubah menjadi jalan tanah yang bergelombang, berlubang besar, dan berair. Saat musim hujan seperti saat ini, seluruh bagian jalan berubah menjadi kubangan lumpur panjang yang sangat sulit dilalui. Bagi pengendara sepeda motor, risiko terjatuh dan cedera adalah hal yang biasa. Sementara untuk kendaraan angkutan umum, mobil barang, maupun kendaraan pribadi, risiko kerusakan mesin, patah komponen kaki-kaki, hingga kejebak seperti yang dialami mobil travel silver tadi menjadi pemandangan yang tak lagi asing.

Baca Juga:  HASIL MUSYAWARAH WARGA PASIRAN JAYA: SUSUN KERANGKA DAN TIM, SIAPKAN PERBAIKAN JALAN SWADAYA SAMBIL TUNGGU DANA PEMERINTAH

Kondisi ini semakin menambah daftar panjang jalan rusak di wilayah Tulangbawang. Sebelumnya, warga sudah berulang kali menyuarakan keluhan mengenai kondisi jalan poros Hasanbulan dan Antasena yang juga rusak parah dan memakan korban kecelakaan. Kini, dengan bertambahnya parah kerusakan di jalur Indolampung, kekhawatiran warga semakin menjadi-jadi. Wilayah sekitar Bratasena yang di dalamnya terdapat banyak desa-desa kecil dan pemukiman warga, terancam benar-benar terisolir. Jalan satu-satunya yang menjadi urat nadi ekonomi dan akses pelayanan kesehatan maupun pendidikan ini, jika dibiarkan terus rusak, akan memutus hubungan warga dengan pusat kecamatan maupun kabupaten.

Warga setempat mengaku sudah berkali-kali menyampaikan aspirasi dan keluhan ini kepada pemerintah daerah maupun dinas terkait. Namun, hingga kini belum ada tanda-tanda perbaikan berarti atau penanganan serius yang dilakukan. Warga merasa terabaikan dan khawatir nasib mereka akan tertutup begitu saja, seolah wilayah pinggiran ini tidak dianggap sebagai bagian dari pembangunan daerah.

“Setiap hari kami kesulitan. Anak sekolah susah berangkat, jual hasil bumi susah dibawa keluar, apalagi kalau ada sakit darurat. Jalan ke Hasanbulan rusak, ke Antasena rusak, sekarang ke Indolampung makin parah sampai mobil saja kejebak begini. Apakah desa kami dan sekitar Bratasena ini benar-benar mau diisolir begitu saja Pak?” ungkap salah satu warga dengan nada kecewa dan prihatin saat ditemui di lokasi.

Warga berharap pemerintah Kabupaten Tulangbawang segera turun tangan mengecek langsung kondisi di lapangan. Penanganan mendesak sangat dibutuhkan agar akses jalan kembali normal, ekonomi warga tidak lumpuh, dan desa-desa di wilayah ini tidak benar-benar terisolir karena infrastruktur yang dibiarkan rusak begitu saja bertahun-tahun.

#Tulangbawang #JalanRusak #Lampung #BasungLeterS #Indolampung #Infrastruktur #AspirasiRakyat #Bratasena

Penulis : Arjun

Editor : Marfana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediaintelijen.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gencarkan Pemberantasan Narkoba, Stresnarkoba Polres Tulangbawang Ringkus Pengedar Sabu di Denteteladas
SEMANGAT GOTONG ROYONG MENYATUKAN BERBAGAI PIHAK PERBAIKI LIMA TITIK JALAN POROS KAMPUNG KEKATUNG
MASYARAKAT PASIRAN JAYA UCAPKAN TERIMA KASIH ATAS DUKUNGAN DAN KOLABORASI PERBAIKAN JALAN
KAPOLSEK DENTETELADAS AJAK WARGA TETAP LESTARIKAN GOTONG ROYONG JAGA KONDISI JALAN
Membentuk Influencer Lokal di Wilayah Denteteladas: Memperkuat Suara dan Potensi Daerah 
Kapolsek Denteteladas Ajak Warga Bersatu Gotong Royong Perbaikan Jalan: “Tidak Ada Yang Tidak Mungkin Jika Bersatu”
PEMBEGALAN TUKANG TEMPE DI JALAN CILANGKARA, WARGA DESAK PEMASANGAN LAMPU PENERANGAN
Bantuan Alat Berat Pemkab Tulangbawang Tiba di Umbul 7: Langkah Strategis Persiapan Pengerasan Jalan
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:20 WIB

Gencarkan Pemberantasan Narkoba, Stresnarkoba Polres Tulangbawang Ringkus Pengedar Sabu di Denteteladas

Jumat, 12 Juni 2026 - 04:54 WIB

SEMANGAT GOTONG ROYONG MENYATUKAN BERBAGAI PIHAK PERBAIKI LIMA TITIK JALAN POROS KAMPUNG KEKATUNG

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:33 WIB

MASYARAKAT PASIRAN JAYA UCAPKAN TERIMA KASIH ATAS DUKUNGAN DAN KOLABORASI PERBAIKAN JALAN

Kamis, 11 Juni 2026 - 04:35 WIB

KAPOLSEK DENTETELADAS AJAK WARGA TETAP LESTARIKAN GOTONG ROYONG JAGA KONDISI JALAN

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:00 WIB

Membentuk Influencer Lokal di Wilayah Denteteladas: Memperkuat Suara dan Potensi Daerah 

Berita Terbaru