Viral Komentar Diduga Anak Pejabat soal Jalan Rusak di Tulangbawang, Warga Lampung Geram

- Penulis

Selasa, 7 April 2026 - 13:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG – Mediaintelijen.id – Viral di media sosial, komentar pedas yang diduga dilontarkan oleh anak seorang pejabat di Kabupaten Tulangbawang, Provinsi Lampung menuai kecaman dari warganet. Pernyataan tersebut dianggap tidak memiliki empati terhadap kondisi masyarakat yang selama ini menghadapi infrastruktur jalan rusak parah.

Peristiwa ini bermula dari unggahan video di platform TikTok oleh akun @Ariess. Dalam video tersebut, terlihat kondisi jalan di wilayah Bratasena, tepatnya di Jalan Hasan Bulan, Desa Pasiranjaya, Kecamatan Dente Teladas, yang dipenuhi lumpur akibat banjir.

Dalam keterangan unggahannya pada Selasa (7/4/2026), Ariess menyoroti buruknya fasilitas umum dengan menulis, “Aku Tentang Buruknya Fasilitas.” Video tersebut kemudian ramai diperbincangkan dan dibanjiri ratusan komentar dari warganet.

Namun, perhatian publik justru tertuju pada satu komentar dari akun @Iyassssss yang diduga merupakan anak pejabat desa. Komentar tersebut berbunyi, “Kalo susah ya ga usah dilewati, cari aja jalan lain yang lebih oke, gitu aja berisik kawan.”

Ucapan tersebut langsung memicu kemarahan warga. Banyak yang menilai pernyataan itu arogan dan tidak mencerminkan kepedulian terhadap kondisi masyarakat setempat.

Komentar serupa juga ditemukan di platform Facebook, melalui akun bernama Sugianto yang membagikan keluhan di grup “Apa Saja Bratasena dan sekitarnya”.

Baca Juga:  SATGAS PRR GENJOT PENYALURAN BANTUAN: Rp483 Miliar Tersalur, 60 Ribu Jiwa Tertolong, Penyintas Semakin Berdaya

Menurut Sugianto (43), kondisi jalan di wilayah tersebut memang sangat memprihatinkan. Ia menjelaskan bahwa jalan di kawasan Pasiranjaya, Dente Teladas, Tulangbawang mengalami kerusakan parah dengan banyak lubang dan genangan lumpur.

“Fakta di lapangan sangat jauh dari kata layak. Ini bukan sekadar jalan alternatif, tapi satu-satunya akses utama masyarakat,” ujarnya.

Lebih memprihatinkan lagi, jalan tersebut disebut sudah hampir 18 tahun tidak mendapat perbaikan dari pihak pemerintah, baik desa maupun provinsi.

Padahal, akses tersebut merupakan urat nadi kehidupan warga untuk berbagai aktivitas, mulai dari mengangkut hasil panen, keperluan ekonomi, hingga akses layanan kesehatan.

Tak hanya itu, kondisi jalan rusak juga berdampak besar terhadap dunia pendidikan. Ratusan pelajar dari tingkat SD hingga SMA/SMK harus melewati jalur tersebut setiap hari dengan risiko tinggi.

Warga menilai pernyataan “cari jalan lain” sangat tidak relevan, karena pada kenyataannya tidak ada alternatif jalan lain yang bisa digunakan.

Akibat viralnya kasus ini, masyarakat mendesak pihak terkait untuk segera memberikan klarifikasi serta mengambil langkah nyata dalam memperbaiki infrastruktur jalan yang sudah lama terbengkalai.

Hingga saat ini, warga Tulangbawang masih menunggu tanggapan resmi dari pemerintah setempat, sekaligus berharap adanya perbaikan jalan demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediaintelijen.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Penyalahgunaan NAPZA, Polsek Dente Teladas Sosialisasi di SMAN 01 Dente Teladas Saat MPLS
Tim Hukum Sorot Ketidakprofesionalan Penyidik Polda metro Dalam Perkara ST ROGAYA; Pihak Kepolisian Belum Berikan Tanggapan Resmi 
Tagihan BBM Industri Rp307 Juta Belum Dibayar, Nama Oknum Anggota Polsek Tegal Selatan Terseret dalam Sengketa Bisnis
SAMBUT HUT BHAYANGKARA KE‑80, POLSEK DENTE TELADAS GELAR BAKTI SOSIAL “JUMAT BERKAH” BAGIKAN BANTUAN KEPADA WARGA KURANG MAMPU
Sudah Dilaporkan Sejak Januari 2026, Kasus Pengeroyokan dan Kekerasan Terhadap Anak di Tangerang Kota Belum Ada Tindak Lanjut Hingga Kini
DIRGAHAYU BHAYANGKARA KE‑80: PENGHARGAAN DAN DOA TULUS DARI SELURUH WARGA DUSUN HASAN BULAN, DESA PASIRANJAYA
DIDUGA KECURANGAN DALAM PENERIMAAN SISWA BARU: MANIPULASI ZONASI DAN SERTIFIKAT BERMASALAH DI SMKN 2 CIKARANG BARAT, ANKER ANCAM LAPOR KE OMBUDSMAN
Peringati Bulan Muharam, Kapolsek Dente Teladas Salurkan Santunan Rp500 Ribu Kepada Yatim Piatu
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:29 WIB

Cegah Penyalahgunaan NAPZA, Polsek Dente Teladas Sosialisasi di SMAN 01 Dente Teladas Saat MPLS

Sabtu, 4 Juli 2026 - 06:13 WIB

Tim Hukum Sorot Ketidakprofesionalan Penyidik Polda metro Dalam Perkara ST ROGAYA; Pihak Kepolisian Belum Berikan Tanggapan Resmi 

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:56 WIB

Tagihan BBM Industri Rp307 Juta Belum Dibayar, Nama Oknum Anggota Polsek Tegal Selatan Terseret dalam Sengketa Bisnis

Jumat, 3 Juli 2026 - 10:48 WIB

SAMBUT HUT BHAYANGKARA KE‑80, POLSEK DENTE TELADAS GELAR BAKTI SOSIAL “JUMAT BERKAH” BAGIKAN BANTUAN KEPADA WARGA KURANG MAMPU

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:35 WIB

Sudah Dilaporkan Sejak Januari 2026, Kasus Pengeroyokan dan Kekerasan Terhadap Anak di Tangerang Kota Belum Ada Tindak Lanjut Hingga Kini

Berita Terbaru