Kericuhan Warnai Pengisian BPD Desa Muktiwari

- Penulis

Sabtu, 18 April 2026 - 11:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi – Mediaintelijen.id – Rapat seleksi pengisian anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, berlangsung ricuh. Warga menilai proses seleksi tersebut tidak berjalan transparan dan memicu kekecewaan masyarakat.

Di jelaskan Syarifudin Hidayat alias Egay salah satu warga sekaligus tokoh masyarakat sekitat Suasana rapat yang digelar di kantor desa memanas ketika sejumlah warga yang hadir terlibat aksi saling dorong hingga nyaris terjadi adu fisik. Kericuhan diduga dipicu oleh ketidakpuasan warga terhadap proses penjaringan calon anggota BPD yang dinilai tidak terbuka.

“Pemicu kejadiannya adalah ketika permasalahan rapat untuk menentukan kuota perempuan deal dan rapih di situ panitia memberikan kesempatan kepada warga untuk disampaikan dan saat itu saya tampil menyampaikan saran dan kritik kepada panitia dan kades mengenai hak dan data perwakilan pemilih BPD dari hasil tersebut yang dilakukan oleh RT yang mana RT itu menjaring hanya dilakukan sendiri tanpa adanya musyawarah dengan masyarakat”, terang Egay.

Warga juga menilai panitia maupun pihak pemerintah desa tidak objektif dalam menjalankan proses seleksi. Sejumlah peserta rapat bahkan menyampaikan protes secara langsung di dalam forum, menuntut penjelasan rinci serta keterbukaan informasi agar proses berjalan adil dan akuntabel.

“ contoh salah satu di perumahan ada RT ikut hak pilih istrinya ikut terpilih dan anaknya ikut hak pilih itu adalah salah satu penemuan dan saya galih sedalamnya kemungkinan itu akan terjadi beberapa kejadian itu ketika itu kejadiannya maka kita anggap Pemerintah desa dan panitia tidak objektif dan tidak sesuai dengan hati demokrasi yang transparan dari rakyat untuk rakyat,”, terang Egay.

Baca Juga:  Kapolsek Cikarang Timur Pimpin Penertiban Parkir Liar di Jalan Urip Sumoharjo, Tekankan Pentingnya Kamtibmas

Masyarakat berharap pemerintah desa bersama panitia dapat mengedepankan prinsip transparansi dan profesionalitas dalam proses pengisian BPD, guna menjaga kepercayaan publik serta menghindari konflik berkepanjangan.

“ya warga sendiri menyikapinya yang pertama kita ingin demokrasi ini adalah hak memilih dan dipilih bahwa kita ingin menentukan wakil-wakil kita dari setiap dusun untuk duduk di kursi BPD artinya bahwa demokrasi ini jangan dikotori dengan kepentingan kalaupun ada kepentingan samping kan dulu ya artinya produk ini benar-benar murni utusan atau perwakilan dari wilayah masing-masing atau dusun masing-masing”, sebut Egay.

Sementara itu, Kepala Desa Muktiwari, Bahrudin, menyatakan bahwa kriteria dan mekanisme pengisian anggota BPD telah ditetapkan melalui musyawarah warga pada tahap pertama.

“kriteria-kriteria yang tadi pada kericuhan sedikit sebenarnya kriteria sudah ditetapkan dari rapat pertama musyawarah warga kriteria tadinya dari perbup ada 11 kriteria pemilih calon BPD akhirnya dihapus hapus jadi sisa 8 tiket pemilu pada hasil rapat kemarin sudah dijelaskan dan tadi dibahas sedangkan nama kriteria itu beliau tadi yang rapat namanya ada namanya ada dibilang nggak ada kan jadi malah dia itu ada yang menciptakan suasana yang tidak kondusif”, terang Bahrudin.

Aparat kepolisian dan TNI yang berjaga di lokasi sempat turun tangan untuk meredam situasi, sehingga kericuhan tidak berlanjut lebih jauh.

“Tapi alhamdulillah dengan respon cepat kita dengan para anggota kepolisian dan TNI dengan sikap akhirnya kondusif” tutup Bahrudin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediaintelijen.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gebyar CP Prima 2026 di Bratasena Adiwarna Berlangsung Meriah, Jadi Momentum Kebangkitan Budidaya Udang
PT Central Pertiwi Bahari Gelar Gebyar Undian Berhadiah Pakan & Benur CP Prima 2026 di Tulang Bawang, Hadiah Utama Umroh Gratis
SPPG Pasiran Jaya 3 Tak Hanya Salurkan MBG, Rutin Santuni Yatim Piatu di Tulang Bawang
Balap Liar di Umbul 7 Pasiran Jaya Meresahkan, Seorang Warga Jadi Korban Tabrak
SPPG & MBG Pasiran Jaya 2: Hadir dan Berbagi untuk Masyarakat
Papan Proyek Jalan Lingkungan di Menggala Tulang Bawang Tanpa Volume dan Sumber Dana, Dinilai Langgar Transparansi
Warga Sungai Nibung Apresiasi Dukungan Toko Bangunan Lokal dalam Program Bedah Rumah Layak Huni
Rangkaian Kericuhan di Bandar Surabaya Lampung Tengah: Dari Pencurian Sawit hingga Pembakaran Motor dan Penyerangan Mapolsek
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Gebyar CP Prima 2026 di Bratasena Adiwarna Berlangsung Meriah, Jadi Momentum Kebangkitan Budidaya Udang

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:48 WIB

PT Central Pertiwi Bahari Gelar Gebyar Undian Berhadiah Pakan & Benur CP Prima 2026 di Tulang Bawang, Hadiah Utama Umroh Gratis

Selasa, 13 Oktober 2026 - 03:00 WIB

SPPG Pasiran Jaya 3 Tak Hanya Salurkan MBG, Rutin Santuni Yatim Piatu di Tulang Bawang

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Balap Liar di Umbul 7 Pasiran Jaya Meresahkan, Seorang Warga Jadi Korban Tabrak

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:53 WIB

SPPG & MBG Pasiran Jaya 2: Hadir dan Berbagi untuk Masyarakat

Berita Terbaru

Kabarnegri

SPPG & MBG Pasiran Jaya 2: Hadir dan Berbagi untuk Masyarakat

Minggu, 11 Okt 2026 - 04:53 WIB