IDAHO, AMERIKA SERIKAT, 18 MEI 2026 – Mediaintelijen.id – Sebuah peristiwa mengerikan dan menegangkan terjadi di langit wilayah barat laut Amerika Serikat pada hari Minggu (18/5/2026). Dua buah jet tempur canggih milik Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) bertabrakan langsung di udara saat sedang berpartisipasi dalam sebuah acara demonstrasi penerbangan yang dihadiri banyak orang. Kabar baiknya di tengah musibah ini, keempat awak pesawat yang berada di kedua jet tersebut dilaporkan berhasil melontarkan diri keluar dan menggunakan parasut untuk mendarat dengan selamat, sehingga tidak ada korban jiwa yang jatuh dalam insiden berbahaya ini.
Berdasarkan laporan yang dilansir oleh kantor berita AFP, peristiwa nahas ini dikonfirmasi secara resmi melalui pernyataan yang diunggah di situs penyelenggara acara Gunfighter Skies Air Show. Dalam keterangan tersebut disebutkan bahwa insiden tabrakan pesawat terjadi di wilayah udara sekitar Pangkalan Angkatan Udara Mountain Home, tepatnya berjarak sekitar dua mil atau sekitar tiga kilometer ke arah barat laut dari lokasi pangkalan tersebut.
“Pihak petugas tanggap darurat telah segera berada di lokasi kejadian, proses penyelidikan mendalam sedang berlangsung untuk mengetahui kronologi dan penyebab pasti kejadian, serta rincian informasi lebih lanjut akan segera dirilis ke publik secepatnya ketika data sudah tersedia dan dapat dipertanggungjawabkan,” bunyi pernyataan resmi dari panitia penyelenggara acara.
Media lokal yang berafiliasi dengan CBS News, KOMO, turut melaporkan perkembangan terkini dengan menyebutkan bahwa keempat awak pesawat yang bertugas di kedua jet tempur tersebut semuanya berhasil menyelamatkan nyawa mereka dengan cara melontarkan diri keluar dari kokpit sebelum pesawat jatuh sepenuhnya ke tanah. Identitas pesawat yang terlibat kecelakaan dikonfirmasi sebagai jenis EA-18G Growler, salah satu jenis pesawat tempur elektronik andalan milik Angkatan Laut Amerika Serikat.
Rekaman video yang dengan cepat menyebar luas di berbagai media sosial menangkap detik-detik mencekam saat kejadian berlangsung. Dalam rekaman visual tersebut, terlihat jelas kedua pesawat sedang bergerak beriringan melakukan manuver udara, sebelum tiba-tiba bertabrakan satu sama lain. Akibat benturan keras itu, kedua pesawat kehilangan kendali sepenuhnya, berputar tak beraturan di angkasa, lalu menukik jatuh ke tanah. Saat pesawat menghantam tanah, terlihat ledakan besar terjadi disertai munculnya kepulan asap hitam pekat yang membumbung tinggi ke langit. Di saat yang hampir bersamaan, empat buah parasut terlihat terbuka dan melayang turun perlahan ke tanah, menandakan keempat pilot telah berhasil melakukan prosedur penyelamatan diri tepat waktu.
Komandan Amelia Umayam, yang menjabat sebagai Juru Bicara Angkatan Udara Angkatan Laut Armada Pasifik Amerika Serikat, memberikan keterangan khusus kepada wartawan KOMO terkait identitas dan asal satuan pesawat yang terlibat. Ia menjelaskan bahwa kedua pesawat jenis EA-18G Growler tersebut merupakan bagian dari skuadron yang berbasis di Stasiun Udara Angkatan Laut Whidbey Island, negara bagian Washington.
Menurut pemberitaan dari NBC News, dampak dari kecelakaan fatal ini membuat seluruh rangkaian pertunjukan udara yang sedianya akan digelar di lokasi harus dibatalkan seketika. Pihak berwenang juga memutuskan untuk menutup sementara seluruh akses dan kegiatan di lingkungan pangkalan udara. Langkah ini diambil guna memudahkan petugas tim darurat melakukan penanganan di lokasi jatuhnya pesawat, mengamankan barang bukti, serta memulai proses investigasi untuk menelusuri apa yang sebenarnya memicu terjadinya tabrakan di tengah penerbangan demonstrasi yang seharusnya telah terencana matang tersebut.
Hingga laporan ini disusun, berbagai upaya masih terus dilakukan oleh awak media untuk menghubungi pihak manajemen Pangkalan Angkatan Udara Mountain Home guna mendapatkan keterangan tambahan, pernyataan resmi, maupun klarifikasi lebih rinci. Namun, hingga saat ini belum ada tanggapan atau komentar balasan yang diterima dari pihak pangkalan. Insiden ini pun menjadi perhatian luas, mengingat pesawat jenis EA-18G Growler dikenal memiliki teknologi canggih dan sering digunakan dalam berbagai misi penting maupun pertunjukan udara internasional.
#USNavy #KecelakaanPesawat #Idaho #EA18GGrowler #PertunjukanUdara #BeritaInternasional #PesawatTempur #KeselamatanPenerbangan
Penulis : Arjun
Editor : Marfana











