PROTES KERAS WARGA! Anggaran MBG Mengucur Deras, Kenapa Jalan Hasan Bulan & Kanal Buntu Malah Mampet Seperti Disumpal?

- Penulis

Senin, 20 April 2026 - 11:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULANG BAWANG – Mediaintelijen.id – Rasa kecewa dan pertanyaan besar kembali meluncur dari masyarakat Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung. Warga di wilayah jalan poros Hasan Bulan dan Kanal Buntu kini mempertanyakan keadilan pembangunan yang terasa sangat timpang saat ini. Senin 20 April 2026 Pukul 16:15 wib.

Di satu sisi, anggaran untuk program nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) terlihat mengalir deras dan nilainya fantastis. Namun di sisi lain, anggaran untuk perbaikan jalan di wilayah mereka justru terlihat mandek, terkatung-katung, dan seolah “mampet seperti disumpal”. “Ucap”, warga.

Ironisnya, meskipun program MBG sendiri di sejumlah daerah masih menuai masalah hingga menimbulkan kasus keracunan, aliran dana tetap saja berjalan lancar. Sementara jalan yang rusak parah dan menyiksa warga setiap hari justru diabaikan begitu saja.

“Ada Apa dengan Program-Program Sekarang Ini?”

Pertanyaan pedas itulah yang kini bergema di hati masyarakat Dente Teladas. Warga merasa diperlakukan tidak adil melihat prioritas pembangunan yang terasa aneh dan tidak masuk akal.

“Anggaran MBG ngucur deras walaupun banyak yang keracunan. Tapi kenapa anggaran jalan Hasan Bulan dan Kanal Buntu, Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulangbawang, Lampung, mampet seperti disumpal?” tulis warga dalam unek-uneknya.

Jalan poros yang seharusnya menjadi urat nadi ekonomi dan akses utama warga untuk bekerja, bersekolah, dan beraktivitas, kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Lubang-lubang besar, genangan air, dan permukaan jalan yang hancur dibiarkan begitu saja tanpa ada kepastian kapan akan diperbaiki.

Sementara itu, program lain yang masih menuai pro dan kontra justru mendapatkan perhatian dan alokasi dana yang sangat besar dari pemerintah pusat.

Baca Juga:  GARAP LAHAN 50 HA! Polsek Cikarang Pusat Intensifkan Program Ketahanan Pangan Polda Metro Jaya

Masyarakat menegaskan bahwa tuntutan mereka sangat sederhana dan mendasar. Mereka tidak meminta hal yang berlebihan, melainkan hanya meminta hak konstitusional dan hak pembangunan yang seharusnya mereka terima sebagai warga negara.

Jalan yang layak dan aman adalah hak setiap rakyat. Pajak yang selama ini dibayarkan oleh masyarakat seharusnya kembali lagi ke masyarakat dalam bentuk fasilitas yang baik, termasuk perbaikan jalan yang rusak parah ini.

“Kami hanya menuntut hak jalan kami dibangun. Dan hak pajak untuk pembangunan jalan kami,” tegas warga.

Warga berharap agar pemerintah tidak pilih kasih dalam pembangunan. Infrastruktur jalan adalah kebutuhan dasar yang menyangkut keselamatan, kelancaran ekonomi, dan kenyamanan hidup sehari-hari yang tidak boleh diabaikan demi program lain yang belum jelas manfaatnya.

Dalam pesan yang menyayat hati ini, warga juga menitipkan harapan dan teguran langsung kepada pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Mereka berharap agar Bapak Presiden dapat melihat langsung realita pahit yang terjadi di lapangan, mendengar aspirasi rakyat kecil, dan memastikan bahwa anggaran pembangunan benar-benar tersalurkan dengan adil, tepat sasaran, dan tidak ada yang “terhambat” atau “disumbat” oleh birokrasi yang berbelit-belit.

“Prabowo Subianto… tolong perhatikan jalan Hasan Bulan dan Kanal Buntu! Jangan biarkan hak kami terabaikan!”

Masyarakat kini hanya bisa menunggu dan berharap ada perhatian serius dari dinas terkait maupun pemerintah pusat untuk segera menuntaskan permasalahan jalan rusak ini demi keadilan dan kesejahteraan bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediaintelijen.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Penyalahgunaan NAPZA, Polsek Dente Teladas Sosialisasi di SMAN 01 Dente Teladas Saat MPLS
Tim Hukum Sorot Ketidakprofesionalan Penyidik Polda metro Dalam Perkara ST ROGAYA; Pihak Kepolisian Belum Berikan Tanggapan Resmi 
Tagihan BBM Industri Rp307 Juta Belum Dibayar, Nama Oknum Anggota Polsek Tegal Selatan Terseret dalam Sengketa Bisnis
SAMBUT HUT BHAYANGKARA KE‑80, POLSEK DENTE TELADAS GELAR BAKTI SOSIAL “JUMAT BERKAH” BAGIKAN BANTUAN KEPADA WARGA KURANG MAMPU
Sudah Dilaporkan Sejak Januari 2026, Kasus Pengeroyokan dan Kekerasan Terhadap Anak di Tangerang Kota Belum Ada Tindak Lanjut Hingga Kini
DIRGAHAYU BHAYANGKARA KE‑80: PENGHARGAAN DAN DOA TULUS DARI SELURUH WARGA DUSUN HASAN BULAN, DESA PASIRANJAYA
DIDUGA KECURANGAN DALAM PENERIMAAN SISWA BARU: MANIPULASI ZONASI DAN SERTIFIKAT BERMASALAH DI SMKN 2 CIKARANG BARAT, ANKER ANCAM LAPOR KE OMBUDSMAN
Peringati Bulan Muharam, Kapolsek Dente Teladas Salurkan Santunan Rp500 Ribu Kepada Yatim Piatu
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:29 WIB

Cegah Penyalahgunaan NAPZA, Polsek Dente Teladas Sosialisasi di SMAN 01 Dente Teladas Saat MPLS

Sabtu, 4 Juli 2026 - 06:13 WIB

Tim Hukum Sorot Ketidakprofesionalan Penyidik Polda metro Dalam Perkara ST ROGAYA; Pihak Kepolisian Belum Berikan Tanggapan Resmi 

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:56 WIB

Tagihan BBM Industri Rp307 Juta Belum Dibayar, Nama Oknum Anggota Polsek Tegal Selatan Terseret dalam Sengketa Bisnis

Jumat, 3 Juli 2026 - 10:48 WIB

SAMBUT HUT BHAYANGKARA KE‑80, POLSEK DENTE TELADAS GELAR BAKTI SOSIAL “JUMAT BERKAH” BAGIKAN BANTUAN KEPADA WARGA KURANG MAMPU

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:35 WIB

Sudah Dilaporkan Sejak Januari 2026, Kasus Pengeroyokan dan Kekerasan Terhadap Anak di Tangerang Kota Belum Ada Tindak Lanjut Hingga Kini

Berita Terbaru