Fenomena Pink Moon 2026 Akan Terjadi pada 1-2 April, Bukan Berwarna Merah Muda tapi Ternyata Micromoon

- Penulis

Jumat, 27 Maret 2026 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Mediaintelijen.id – Fenomena Pink Moon 2026 diperkirakan akan terjadi pada periode 1 hingga 2 April 2026, dengan puncak fase purnama secara global jatuh pada hari Selasa, 1 April pukul 22.12 EDT (Waktu Timur Amerika). Di wilayah Indonesia, fenomena ini dapat diamati mulai malam hari pada saat bulan terbit di ufuk timur sekitar pukul 18.00 hingga 18.15 WIB, dan mencapai posisi tertinggi sekitar pukul 00.30 WIB – yang menjadi jendela waktu terbaik untuk melakukan pengamatan.

Meskipun diberi nama “Pink Moon” atau Bulan Merah Muda, bulan pada fase purnama ini tidak akan menunjukkan warna merah muda seperti yang mungkin dibayangkan banyak orang. Penampakan bulan akan tetap sama seperti purnama pada umumnya, yaitu berwarna putih keperakan atau sedikit kekuningan tergantung kondisi atmosfer Bumi. Nama tersebut berasal dari tradisi Barat, khususnya dari kalender Bulan Penuh Amerika Serikat yang merujuk pada mekarnya bunga phlox berbunga merah muda yang tumbuh liar di daerah Amerika Serikat saat musim semi tiba. Bunga ini juga sering disebut sebagai “wild pink” atau bunga merah muda liar, yang menjadi alasan utama pemberian nama pada purnama ini.

Selain uniknya nama yang menarik, Pink Moon 2026 juga memiliki karakteristik khusus lainnya – tergolong dalam kategori micromoon. Micromoon adalah istilah yang diberikan pada purnama atau bulan baru yang terjadi ketika bulan berada di titik terjauhnya dari Bumi (disebut dengan apogee). Pada kesempatan ini, bulan akan tampak sekitar 5,1% lebih kecil dalam diameternya dan sekitar 11% lebih redup dibandingkan dengan purnama biasa yang berada di posisi terdekat dengan Bumi (perigee) atau yang dikenal sebagai supermoon.

Baca Juga:  SOROTAN PUBLIK! Marak Travel Gelap Jurusan Lampung-Jakarta, Tarif Tidak Wajar & Melanggar Aturan Trayek

Meskipun tampak lebih kecil dan redup, fenomena ini tetap menjadi daya tarik tersendiri bagi pengamat langit dan masyarakat umum. Pengamatan dapat dilakukan dengan mata telanjang atau menggunakan alat bantu seperti teropong atau teleskop untuk melihat lebih jelas permukaan bulan yang memiliki kawah dan bentuk pegunungan khasnya. Kondisi langit yang cerah dan bebas dari kabut serta polusi cahaya akan sangat membantu dalam mendapatkan pengalaman pengamatan yang optimal.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga mengimbau bagi masyarakat yang ingin mengamati Pink Moon 2026 untuk memilih lokasi yang terbuka dan jauh dari sumber cahaya buatan. Selain itu, untuk mendapatkan informasi lebih lanjut terkait kondisi cuaca pada hari pengamatan, disarankan untuk memantau pembaruan data cuaca dari instansi terkait agar aktivitas pengamatan dapat berjalan dengan lancar.

(Prabu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediaintelijen.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SOLIDARITAS TINGGI WARGA PASIRANJAYA: GOTONG ROYONG DAN DONASI BERSAMA PERBAIKI JALAN HASAN BULAN, DUKUNGAN PENUH DARI KAPOLSEK DAN KADES
Polsek Denteteladas Berhasil Tangkap Dua Pelaku Penipuan Bansos dan Pengelapan, Satu Tersangka Berhasil Dijebak dan Diamankan di Pringsewu
Pemilihan BPD Desa Muktiwari Berlangsung Meriah, Sadam Husein Raih Suara Tertinggi
DUA MEDIA ONLINE DILAPORKAN KE POLDA METRO JAYA, PADAHAL PERMASALAHAN DINILAI SUDAH SELESAI DI DEWAN PERS
KASUS PEMBUNUHAN SATU KELUARGA HAJI SAHRONI INDRAMAYU: MISTERI AMAN YANI, SOSOK YANG DISEBUT OTAK PELAKSANA TAPI SUDAH HILANG SEJAK 2016
TERIMA KASIH BAPAK KAPOLSEK: SAAT MOTOR RUSAK DI TENGAH LAHAN TEBU, BANTUAN DATANG DARI SOSOK YANG SELALU ADA UNTUK RAKYAT
REMAJA AUTISME HILANG DI TAJURHALANG BOGOR, KELUARGA MEMOHON BANTUAN INFORMASI DARI MASYARAKAT
RAMAI DIBICARAKAN: MOBIL BERKAPASITAS DI ATAS 1.400 CC TIDAK BISA BELI PERTALITE MULAI 1 JUNI 2026? INI PENJELASAN RESMI DARI PERTAMINA DAN RENCANA PEMERINTAH
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:49 WIB

SOLIDARITAS TINGGI WARGA PASIRANJAYA: GOTONG ROYONG DAN DONASI BERSAMA PERBAIKI JALAN HASAN BULAN, DUKUNGAN PENUH DARI KAPOLSEK DAN KADES

Minggu, 24 Mei 2026 - 04:25 WIB

Polsek Denteteladas Berhasil Tangkap Dua Pelaku Penipuan Bansos dan Pengelapan, Satu Tersangka Berhasil Dijebak dan Diamankan di Pringsewu

Minggu, 24 Mei 2026 - 02:24 WIB

Pemilihan BPD Desa Muktiwari Berlangsung Meriah, Sadam Husein Raih Suara Tertinggi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 02:18 WIB

DUA MEDIA ONLINE DILAPORKAN KE POLDA METRO JAYA, PADAHAL PERMASALAHAN DINILAI SUDAH SELESAI DI DEWAN PERS

Sabtu, 23 Mei 2026 - 02:06 WIB

KASUS PEMBUNUHAN SATU KELUARGA HAJI SAHRONI INDRAMAYU: MISTERI AMAN YANI, SOSOK YANG DISEBUT OTAK PELAKSANA TAPI SUDAH HILANG SEJAK 2016

Berita Terbaru