BEKASI – Mediaintelijen.id – Aksi pencurian di lingkungan sekolah kembali terjadi dan semakin meresahkan. Kali ini, giliran Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01 Sukajadi, yang terletak di Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi, menjadi korban ulah segelintir orang tidak bertanggung jawab. Peristiwa naas ini terjadi tepat pada Senin dini hari, 27 April 2026, sekitar pukul 02.28 WIB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi pembobolan ini terdeteksi melalui rekaman kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di lingkungan sekolah. Terlihat jelas bagaimana para pelaku masuk dengan cara yang sangat merusak fasilitas demi mencapai tujuan mereka mengambil barang-barang berharga yang ada di dalam sekolah.
Kerugian yang diderita oleh pihak sekolah kali ini terbilang sangat besar dan sangat menyakitkan. Tidak kurang dari 39 unit laptop yang merupakan aset milik sekolah berhasil digondol dan dibawa kabur oleh para maling tersebut.
Yang membuat kejadian ini semakin memilukan dan menimbulkan kekecewaan mendalam adalah fakta bahwa laptop-laptop tersebut sebenarnya telah disiapkan khusus untuk keperluan penting. Perangkat tersebut rencananya akan digunakan pada hari yang sama saat pencurian terjadi, yaitu sebagai sarana untuk pelaksanaan ujian bagi para siswa.
Lebih spesifiknya, laptop tersebut diperuntukkan bagi ujian kelas TKA yang jadwal pelaksanaannya dimulai tepat pada hari Senin (27/4) ini. Akibat ulah pencuri tersebut, proses ujian dan kegiatan belajar mengajar pun terganggu dan mengalami kendala yang cukup serius.
Kabar hilangnya aset sekolah ini langsung menyebar luas di kalangan warga dan orang tua murid. Banyak yang merasa syok, marah, dan sangat kecewa atas apa yang menimpa sekolah mereka.
Sebuah pesan yang beredar di grup komunikasi warga menggambarkan betapa kacaunya situasi ini.
“Mohon kerjasamanya. Semalam SDN Sukajadi 01 kehilangan laptop 39 unit. Padahal laptopnya buat ujian anak TKA yang dimulai dari hari ini,” tulis salah satu warga dalam pesan tersebut.
Tidak hanya itu, warga juga menyoroti bahwa kasus serupa sepertinya sedang marak terjadi di wilayah tersebut. Belum lama ini, masyarakat juga digegerkan dengan kabar pencurian yang menimpa SD Sukamulya, di mana aset sekolah juga hilang dibawa pelaku.
“Belum lama di SD Sukamulya juga hilang dibobol,” tambahnya, menandakan bahwa keamanan di lingkungan sekolah-sekolah di wilayah tersebut perlu mendapat perhatian lebih serius agar tidak terus-menerus menjadi sasaran empuk para pencuri.
Meskipun para pelaku beraksi di tengah malam saat suasana sepi dan gelap, namun pergerakan mereka tidak lepas dari pantauan teknologi. Seluruh aksi mereka mulai dari masuk, mengambil barang, hingga keluar dari area sekolah terekam dengan jelas oleh kamera CCTV yang ada di titik-titik strategis.
Rekaman video ini kini telah diamankan oleh pihak sekolah dan akan dijadikan sebagai barang bukti utama serta petunjuk penting bagi pihak kepolisian untuk melacak identitas dan ciri-ciri pelaku, serta modus operandi yang mereka gunakan dalam membobol sekolah tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah dikabarkan telah melaporkan kejadian ini ke pihak yang berwajib untuk diproses lebih lanjut. Seluruh guru, staf, siswa, serta orang tua berharap agar kasus ini dapat segera diungkap oleh polisi, dan aset yang hilang dapat ditemukan kembali demi kelancaran proses pendidikan anak-anak.
Kasus ini kembali menjadi tamparan keras bagi kita semua untuk semakin meningkatkan kewaspadaan dan keamanan, terutama di tempat-tempat yang seharusnya aman dan menjadi tempat menimba ilmu seperti sekolah.











