CIKARANG PUSAT – Mediaintelijen.id – Suasana haru, khidmat, dan penuh makna religius menyelimuti Gedung Wibawa Mukti yang berada di lingkungan Kompleks Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, pada hari Kamis pagi, tanggal 23 April 2026. Di tempat tersebut, Pemerintah Kabupaten Bekasi secara resmi melaksanakan upacara pelepasan keberangkatan jamaah haji yang akan menunaikan ibadah suci di Tanah Suci Mekkah dan Madinah pada tahun 1447 Hijriah atau bertepatan dengan tahun 2026 Masehi.
Kegiatan yang menjadi momen istimewa bagi seluruh keluarga besar jamaah haji ini telah dipersiapkan secara matang oleh berbagai pihak, dimulai sejak pukul 05.00 WIB pagi hari. Meskipun berlangsung di waktu yang masih pagi, antusiasme dan kehadiran para peserta serta undangan terlihat sangat tinggi. Sekitar 500 orang hadir memadati lokasi acara, yang terdiri dari para jamaah haji beserta keluarga yang melepas, pejabat daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta petugas yang terlibat dalam rangkaian persiapan dan pelaksanaan keberangkatan ini.
Acara pelepasan tahun ini mengusung tema utama “Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan”. Tema tersebut dipilih sebagai bentuk komitmen nyata dari pemerintah daerah dan seluruh pihak penyelenggara untuk mewujudkan sistem pelayanan yang bersifat inklusif, adil, dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Melalui tema ini, diharapkan setiap jamaah, baik yang sudah berusia lanjut, yang memiliki keterbatasan fisik maupun kemampuan, maupun para jamaah perempuan, dapat memperoleh kemudahan, kenyamanan, dan perhatian khusus dalam setiap tahapan persiapan hingga pelaksanaan ibadah nantinya. Hal ini menjadi bukti bahwa ibadah haji merupakan hak seluruh umat Islam, dan kewajiban penyelenggara untuk memastikan setiap orang dapat menunaikannya dengan baik sesuai kemampuan masing-masing.
Demi menjamin kelancaran, keamanan, dan ketertiban selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung, pihak kepolisian bersama unsur keamanan lainnya telah menyiapkan pengamanan secara ketat dan terstruktur. Sebanyak 95 orang personel gabungan dari berbagai unsur keamanan dikerahkan untuk bertugas mengamankan lokasi acara serta jalur perjalanan yang akan dilalui para jamaah.
Pasukan pengamanan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Cikarang Pusat, AKP Elia Umboh, S.H., M.H. Selaku penanggung jawab lapangan, beliau telah mengatur penempatan personel secara strategis di berbagai titik, baik di dalam gedung acara, di area parkir, maupun di jalan-jalan menuju lokasi. Petugas bertugas mengatur lalu lintas, memeriksa keamanan lingkungan, serta memantau situasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan yang dapat mengganggu jalannya acara. Berkat pengaturan yang baik dan kerja sama yang kompak antar petugas, suasana acara berjalan dengan sangat aman, tertib, dan kondusif dari awal hingga akhir kegiatan.
Upacara pelepasan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting dan tokoh yang memiliki peran serta dalam penyelenggaraan ibadah haji di wilayah Kabupaten Bekasi. Kehadiran mereka menunjukkan perhatian dan dukungan penuh terhadap perjalanan ibadah yang akan dijalankan oleh para jamaah.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut adalah Pelaksana Harian Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, yang menjadi pemimpin daerah sekaligus yang secara resmi melepas keberangkatan para jamaah. Selain itu, hadir pula perwakilan dari Komando Distrik Militer 0509 Kabupaten Bekasi yang mewakili unsur TNI, serta seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah atau yang biasa disingkat dengan Forkopimda.
Keberadaan Kepala Kantor Kementerian Agama Urusan Haji dan Umrah Kabupaten Bekasi, H. Mulyono Hilman Hakim, juga menjadi bagian penting dalam acara ini, mengingat lembaganya yang memegang peran utama dalam proses pembinaan, persiapan, dan pengurusan administrasi seluruh jamaah haji. Selain itu, sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat juga hadir untuk memberikan doa restu dan semangat kepada para calon jamaah yang akan segera meninggalkan tanah air menuju Tanah Suci.
Dalam kesempatan tersebut, H. Mulyono Hilman Hakim selaku Kepala Kantor Kementerian Agama menyampaikan laporan resmi mengenai persiapan yang telah dilakukan dan rincian mengenai rombongan yang diberangkatkan pada hari itu. Beliau menjelaskan bahwa pada keberangkatan kali ini, rombongan yang dilepas merupakan jamaah haji Kabupaten Bekasi yang tergabung dalam Kelompok Terbang atau Kloter 03, dengan jumlah keseluruhan mencapai kurang lebih 440 orang.
Beliau juga menegaskan bahwa seluruh proses persiapan yang dibutuhkan telah dilalui oleh setiap jamaah dengan baik dan sesuai ketentuan yang berlaku. Seluruh peserta telah menyelesaikan dan melengkapi seluruh persyaratan administrasi yang diperlukan, yang meliputi pengurusan dokumen perjalanan, pembayaran biaya penyelenggaraan ibadah haji, hingga pengurusan dokumen pendukung lainnya.
Selain kelengkapan administrasi, pemeriksaan kesehatan juga telah dilakukan secara menyeluruh kepada setiap jamaah. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa kondisi fisik dan kesehatan mereka dalam keadaan yang baik dan mampu menjalankan seluruh rangkaian ibadah yang cukup berat, serta untuk meminimalisir risiko gangguan kesehatan yang mungkin timbul selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah. Tidak hanya itu, para jamaah juga telah mengikuti seluruh rangkaian pembinaan dan pelatihan manasik haji yang diselenggarakan secara bertahap, guna memberikan pemahaman yang benar mengenai tata cara, rukun, sunah, serta adab dalam menunaikan ibadah haji, sehingga nantinya mereka dapat beribadah dengan sesuai tuntunan agama.
Di akhir laporannya, H. Mulyono Hilman Hakim juga menyampaikan pesan dan imbauan kepada seluruh jamaah yang akan berangkat. “Seluruh jamaah kami imbau untuk senantiasa menjaga kondisi kesehatan diri masing-masing, menjaga kekompakan dan kebersamaan antar sesama rombongan, serta senantiasa mematuhi segala peraturan dan ketentuan yang telah ditetapkan, baik oleh pemerintah Indonesia maupun oleh otoritas di Arab Saudi selama menjalankan ibadah haji nanti. Kami juga memohon doa dan harapan kepada Allah SWT agar seluruh jamaah diberikan kemudahan, kelancaran, dan kesehatan sepanjang perjalanan hingga selesai menunaikan seluruh ibadah, serta dapat kembali ke tanah air dalam keadaan selamat dan menjadi haji yang mabrur, yang ibadahnya diterima oleh-Nya dan membawa manfaat bagi diri sendiri maupun orang lain,” ujarnya dengan nada yang penuh harap.
Sementara itu, dalam sambutannya, Plh. Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja menyampaikan ucapan selamat dan rasa bahagia yang mendalam kepada seluruh jamaah yang mendapatkan kesempatan emas untuk menunaikan rukun Islam yang kelima ini. Menurutnya, kesempatan untuk berangkat haji merupakan anugerah dan karunia yang sangat besar dari Allah SWT yang tidak semua orang berhak mendapatkannya, sehingga hal ini patut disyukuri dan dijalankan dengan sebaik-baiknya.
Beliau juga menyampaikan pesan penting yang perlu menjadi perhatian seluruh jamaah selama berada di Tanah Suci. “Kepada seluruh jamaah, saya berpesan agar senantiasa menjaga nama baik diri sendiri, keluarga, masyarakat Kabupaten Bekasi, serta bangsa dan negara Indonesia selama berada di tanah orang. Perilaku dan tutur kata yang baik akan menjadi cerminan dari akhlak dan budaya bangsa kita yang ramah dan beradab. Selain itu, ikutilah dengan sepenuh hati setiap arahan dan petunjuk yang disampaikan oleh petugas pendamping dan pembimbing, karena hal ini sangat diperlukan demi menjaga kelancaran, keamanan, dan kenyamanan dalam melaksanakan seluruh rangkaian ibadah nantinya,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, beliau secara resmi menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Bekasi telah melepas keberangkatan seluruh jamaah haji Kloter 03 untuk melanjutkan perjalanan menuju Asrama Haji Pondok Gede, yang menjadi tempat persinggahan dan pemusatan seluruh jamaah sebelum diberangkatkan secara resmi ke Tanah Suci. “Semoga seluruh jamaah senantiasa diberikan kesehatan yang prima, kekuatan fisik dan batin, serta keselamatan sepanjang perjalanan pergi dan pulang, serta dapat kembali berkumpul dengan keluarga tercinta di tanah air dalam keadaan yang sehat dan bahagia,” pungkasnya.
Rangkaian acara pelepasan ini diakhiri dengan prosesi simbolis yang memiliki makna mendalam. Salah satu momen paling menyentuh adalah penyerahan bendera pataka atau panji-panji perjalanan dari pimpinan daerah kepada petugas pendamping jamaah. Penyerahan ini melambangkan penyerahan tanggung jawab, kepercayaan, serta harapan agar perjalanan ibadah ini berjalan dengan lancar dan penuh berkah.
Suasana haru semakin terasa ketika terdengar kumandang adzan yang berkumandang dari tempat ibadah di sekitar lokasi. Suara adzan yang merdu tersebut menjadi penutup acara yang sekaligus menjadi doa dan tanda dimulainya perjalanan suci yang telah dinanti-nantikan oleh para jamaah dan keluarga mereka selama bertahun-tahun.
Setelah seluruh rangkaian acara di dalam gedung selesai, sekitar pukul 06.45 WIB pagi, para jamaah mulai bergerak secara tertib menuju armada bus yang telah disediakan. Mereka berbaris sesuai dengan pembagian rombongan yang telah ditentukan sebelumnya, dengan bantuan dan bimbingan dari petugas yang ada. Proses pemasukan barang bawaan dan penempatan jamaah ke dalam kendaraan berlangsung dengan teratur dan tertata rapi.
Armada yang mengangkut para jamaah kemudian berangkat meninggalkan lokasi acara menuju Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, dengan dikawal secara langsung oleh petugas dari Satuan Lalu Lintas Polres Metro Bekasi. Pengawalan ini bertujuan untuk memastikan perjalanan berlangsung aman dan lancar hingga sampai di tempat tujuan.
Seluruh rangkaian kegiatan pelepasan ini resmi berakhir sekitar pukul 07.15 WIB. Dari awal hingga akhir, seluruh proses berjalan dengan lancar, aman, tertib, dan kondusif tanpa ada kendala atau gangguan yang berarti. Semua pihak yang terlibat merasa puas dengan pelaksanaan kegiatan ini, serta berharap agar apa yang telah dipersiapkan dengan sepenuh hati ini dapat menjadi langkah awal yang baik bagi perjalanan ibadah yang suci dan penuh berkah bagi seluruh jamaah haji Kabupaten Bekasi.











