Kadin Banten Dorong UMKM Naik Kelas: Bukan Sekadar Bantuan, Tapi Penguatan Menyeluruh

- Penulis

Jumat, 25 September 2026 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK – Mediaintelijen.id – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Banten menegaskan komitmennya untuk mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah tersebut agar mampu meningkatkan kapasitas dan kualitas usahanya secara menyeluruh. Penguatan ini tidak hanya berfokus pada akses permodalan, melainkan mencakup tata kelola, perluasan pasar, hingga pemanfaatan teknologi digital.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Kadin Banten, Mochammad Azzari Jayabaya, dalam Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Kadin Banten yang digelar di Hotel Grand Keisha, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, pada Kamis (24/9/2026).

Azzari menekankan bahwa pelaku UMKM seharusnya ditempatkan sebagai pelaku utama dalam pembangunan ekonomi, bukan sekadar penerima bantuan atau sasaran program semata.

“UMKM tidak boleh hanya menjadi objek program. Kita harus mendorong agar UMKM menjadi subjek dalam pembangunan ekonomi,” ujar Azzari dalam keterangan tertulis yang diterima awak media, Jumat (25/9/2026).

Ia menjelaskan bahwa pemberian bantuan modal saja belum cukup membuat usaha berkembang. Pelaku usaha perlu memahami dasar-dasar pengelolaan yang sehat, mulai dari pembukuan, perhitungan biaya produksi, penentuan harga jual, strategi pemasaran, hingga pemahaman terhadap kebutuhan konsumen.

Baca Juga:  JAJARAN POLSEK CIKARANG PUSAT BERHASIL UNGKAP KASUS PEREDARAN OBAT KERAS TANPA IZIN

“Kalau ingin UMKM naik kelas, kita harus melihat usaha itu secara utuh. Bukan hanya modalnya, tetapi juga kemampuan orang yang menjalankannya,” tambahnya.

Selain itu, Kadin Banten mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan teknologi digital secara lebih luas dan mendalam — tidak terbatas pada promosi lewat media sosial atau penjualan daring saja, melainkan juga untuk pencatatan keuangan, pengelolaan stok barang, hingga mempererat komunikasi dengan pelanggan.

“Kita tidak ingin UMKM tertinggal hanya karena tidak mengikuti perubahan teknologi,” tegas Azzari.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Kadin Banten akan terus berperan aktif membangun ekosistem usaha yang mendukung kemajuan UMKM melalui peningkatan kapasitas, pembukaan akses pembiayaan, perluasan jangkauan pasar, serta percepatan digitalisasi.

“Tidak cukup hanya memberikan pelatihan, tetapi juga membuka akses pembiayaan, mendorong digitalisasi, dan memberikan pendampingan yang sesuai kebutuhan nyata pelaku usaha,” ucapnya.

Diharapkan, sinergi yang terjalin antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pembiayaan, dan komunitas bisnis dapat memperkuat daya saing UMKM di Banten sehingga mampu tumbuh kokoh, mandiri, dan berdaya saing tinggi.

Penulis : Koyod

Editor : Marfana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediaintelijen.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Cikarang Timur Kawal Ketat Musdes Penetapan Unsur Masyarakat Desa Tanjungbaru
Perkuat Sinergi, Polres Metro Bekasi Gandeng Potmas dalam Apel Siaga dan Bakti Sosial
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 12:30 WIB

Kadin Banten Dorong UMKM Naik Kelas: Bukan Sekadar Bantuan, Tapi Penguatan Menyeluruh

Rabu, 15 April 2026 - 05:04 WIB

Polsek Cikarang Timur Kawal Ketat Musdes Penetapan Unsur Masyarakat Desa Tanjungbaru

Kamis, 26 Februari 2026 - 16:59 WIB

Perkuat Sinergi, Polres Metro Bekasi Gandeng Potmas dalam Apel Siaga dan Bakti Sosial

Berita Terbaru