DUA ANGGOTA SATBRIMOB POLDA BANTEN DIRAWAT DI RUMAH SAKIT USAI TERLIBAT KERIBUTAN DAN DIANIAYA OLEH KELOMPOK DEBT COLLECTOR DI SERANG

- Penulis

Rabu, 3 Juni 2026 - 02:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERANG – Mediaintelijen.id – Sebuah peristiwa kekerasan yang memprihatinkan terjadi di wilayah Kota Serang, Banten, pada akhir pekan lalu. Dua orang personel kepolisian dari kesatuan Pelaksana Brigade Mobil (Satbrimob) Polda Banten harus mengalami luka-luka dan menjalani perawatan medis di rumah sakit setelah terlibat dalam keributan yang berujung pada tindakan penganiayaan yang dilakukan oleh sekelompok orang yang diduga bertindak sebagai penagih utang atau debt collector.

Peristiwa nahas tersebut berlangsung pada hari Selasa, tanggal 2 Juni 2026, tepatnya sekitar pukul 22.00 WIB, di Jalan Raya Serang-Cilegon KM 3,5, Desa Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Banten. Lokasi kejadian merupakan jalan utama yang cukup padat lalu lintasnya, namun insiden ini terjadi saat suasana mulai sepi di malam hari.

Berdasarkan hasil pengumpulan bahan keterangan dan informasi yang dihimpun di lapangan, insiden ini bermula dari adanya proses penarikan atau pengambilan kembali unit kendaraan bermotor yang menjadi milik salah satu anggota Brimob tersebut. Proses penarikan kendaraan inilah yang kemudian memicu terjadinya perselisihan dan keributan antara kedua belah pihak, yang sayangnya berkembang semakin memanas dan berujung pada tindakan kekerasan fisik yang melibatkan penggunaan senjata tajam.

Dalam kejadian tersebut, kedua anggota kepolisian tersebut menjadi pihak yang menderita kerugian fisik akibat serangan dari kelompok penagih utang tersebut. Berikut adalah rincian kondisi dan luka yang dialami oleh kedua korban yang keduanya bertugas sebagai anggota Satbrimob Polda Banten dengan pangkat Bripda di jajaran Tamtama let 41:

1. Bripda M. Fajar Dwi, NRP 93120318, mengalami luka yang cukup serius di bagian kepala dan juga pada bagian tangan. Luka-luka tersebut diketahui diakibatkan oleh sabetan senjata tajam jenis kapak yang digunakan oleh para pelaku saat kejadian berlangsung. Saat ini, korban sedang menjalani perawatan intensif dan pemulihan di Rumah Sakit Bhayangkara.
2. Bripda Ahmad Yani, NRP 92050504, mengalami luka pada bagian hidung serta sejumlah lecet-lecet dan memar di beberapa bagian tubuh akibat benturan maupun pukulan. Korban saat ini sedang menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Drajat Prawiranegara, Serang, guna penanganan lebih lanjut.

Baca Juga:  KIAI SAID AQIL: LANGKAH BARESKRIM JADI ALARM BERSIH-BERSIH OKNUM NAKAL DI TUBUH KEPOLISIAN

Dari keterangan yang berkembang di masyarakat maupun informasi yang diterima di lokasi kejadian, para pihak yang diduga bertindak sebagai pelaku penganiayaan tersebut disebut sebagai bagian dari kelompok penagih utang atau debt collector yang dikenal dengan sebutan “Pok Ambon” atau juga kerap disebut sebagai “Matel Ambon”. Kelompok ini dikabarkan bergerak di wilayah tersebut untuk melakukan penarikan kendaraan maupun penagihan, dan dalam peristiwa ini diduga bertindak sewenang-wenang hingga melukai aparat kepolisian yang saat itu berada di lokasi.

PENANGANAN DAN TINDAK LANJUT KEPOLISIAN

Merespons kejadian yang melibatkan anggotanya sekaligus merupakan tindak pidana penganiayaan, pihak kepolisian segera bergerak cepat. Tim penyidik dan penyidik pembantu telah turun ke lokasi kejadian untuk melakukan pengumpulan bahan keterangan, memeriksa kondisi tempat kejadian perkara, serta mengumpulkan berbagai informasi guna mendalami kronologi kejadian secara rinci serta mengetahui secara pasti apa yang menjadi motif utama di balik terjadinya peristiwa kekerasan tersebut.

Penyelidikan yang mendalam dan terperinci sedang dilakukan oleh tim yang ditugaskan, khususnya untuk memastikan identitas lengkap dari para pelaku kekerasan tersebut, berapa jumlah orang yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung, serta mengapa penyelesaian masalah terkait penarikan kendaraan tersebut berakhir dengan tindakan kekerasan yang melibatkan senjata tajam yang membahayakan nyawa orang lain.

Hingga berita ini diturunkan dan disusun, belum ada keterangan resmi yang dikeluarkan oleh pihak Polda Banten terkait perkembangan terbaru penanganan kasus ini, khususnya mengenai berapa jumlah pelaku yang telah berhasil diamankan, apakah ada yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, maupun langkah hukum apa saja yang sudah diambil terhadap kelompok penagih utang tersebut.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa kasus ini masih dalam proses penyelidikan yang terus dilakukan secara intensif dan profesional, serta berjanji akan menindak tegas seluruh pihak yang terbukti melakukan tindak pidana sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, tanpa memandang siapa pelakunya.

Penulis : Sugianto

Editor : Marfana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediaintelijen.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gebyar CP Prima 2026 di Bratasena Adiwarna Berlangsung Meriah, Jadi Momentum Kebangkitan Budidaya Udang
PT Central Pertiwi Bahari Gelar Gebyar Undian Berhadiah Pakan & Benur CP Prima 2026 di Tulang Bawang, Hadiah Utama Umroh Gratis
SPPG Pasiran Jaya 3 Tak Hanya Salurkan MBG, Rutin Santuni Yatim Piatu di Tulang Bawang
Balap Liar di Umbul 7 Pasiran Jaya Meresahkan, Seorang Warga Jadi Korban Tabrak
SPPG & MBG Pasiran Jaya 2: Hadir dan Berbagi untuk Masyarakat
Papan Proyek Jalan Lingkungan di Menggala Tulang Bawang Tanpa Volume dan Sumber Dana, Dinilai Langgar Transparansi
Warga Sungai Nibung Apresiasi Dukungan Toko Bangunan Lokal dalam Program Bedah Rumah Layak Huni
Rangkaian Kericuhan di Bandar Surabaya Lampung Tengah: Dari Pencurian Sawit hingga Pembakaran Motor dan Penyerangan Mapolsek
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Gebyar CP Prima 2026 di Bratasena Adiwarna Berlangsung Meriah, Jadi Momentum Kebangkitan Budidaya Udang

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:48 WIB

PT Central Pertiwi Bahari Gelar Gebyar Undian Berhadiah Pakan & Benur CP Prima 2026 di Tulang Bawang, Hadiah Utama Umroh Gratis

Selasa, 13 Oktober 2026 - 03:00 WIB

SPPG Pasiran Jaya 3 Tak Hanya Salurkan MBG, Rutin Santuni Yatim Piatu di Tulang Bawang

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Balap Liar di Umbul 7 Pasiran Jaya Meresahkan, Seorang Warga Jadi Korban Tabrak

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:53 WIB

SPPG & MBG Pasiran Jaya 2: Hadir dan Berbagi untuk Masyarakat

Berita Terbaru

Kabarnegri

SPPG & MBG Pasiran Jaya 2: Hadir dan Berbagi untuk Masyarakat

Minggu, 11 Okt 2026 - 04:53 WIB