
CIKARANG TIMUR – Mediaintelijen.id – Sebuah pemandangan memilukan terlihat di Kampung Rengas 10, RT 002/001, Desa Labansari, Kecamatan Cikarang Timur. Satu unit rumah yang berdiri tepat di pinggir jalan utama Cipayung-Bojong, terpantau dalam kondisi rusak berat dan nyaris ambruk. Ironisnya, bangunan yang sudah tidak layak huni tersebut masih ditinggali oleh satu keluarga. Sabtu 28/03/2026.
Kondisi yang Mengiris Hati
Saat awak media menyambangi lokasi dan melihat langsung ke bagian dalam rumah, suasana haru tak terbendung. Kondisi bangunan sangat tidak stabil dan membahayakan keselamatan penghuninya.
Titik paling memprihatinkan terlihat pada bagian belakang rumah. Ruangan yang bersebelahan langsung dengan kamar tidur tersebut kini sudah tidak memiliki atap. Genteng-genteng yang seharusnya melindungi dari panas dan hujan telah luruh, menyisakan pemandangan langit langsung dari dalam ruangan.
Bayang-bayang Bahaya Saat Hujan
Kekhawatiran mendalam muncul saat membayangkan bagaimana keluarga tersebut bertahan ketika hujan turun. Tanpa atap yang utuh, praktis air hujan akan langsung masuk menggenangi area dalam rumah, menambah beban risiko struktur bangunan untuk roboh seketika.
Kendala Biaya Jadi Penghambat Utama
Pihak keluarga mengaku hanya bisa pasrah dengan keadaan ini. Keterbatasan ekonomi menjadi dinding penghalang bagi mereka untuk melakukan renovasi.
“Untuk membangun kembali rumah ini, saya benar-benar tidak punya biaya,” ujar Ato alias Boang, kakak dari penghuni rumah tersebut dengan nada lirih saat diwawancarai.
Kondisi ini menjadi “lampu kuning” bagi pihak-pihak terkait, baik pemerintah desa maupun dinas sosial setempat, agar segera memberikan atensi sebelum hal yang tidak diinginkan terjadi pada keluarga tersebut.
(Abie FU)








